Jumat, 07 Agustus 2015

Babi Everywhere



Banyak dari kita tidak mengetahui bahan baku yang digunakan untuk berbagai bahan yang kita konsumsi atau pakai sehari-hari. Dimana bahan baku tersebut berasal dari bahan baku sebelumnya lagi. Dan bahan baku sebelumnya lagi.

Seringkali produser juga tidak mengetahui asal muasal pembuatan bahan baku yang digunakan dalam produksi, karena merupakan hasil dari rantai produksi yang lebih luas serta bisa trans negara.


Seorang periset asal Belanda, bernama Christein Meindertsma menghabiskan 3 tahun untuk melakukan penelitian, produk apa yang dihasilkan dari babi, dan hasilnya mencengangkan: dia telah menemukan 185 jenis produk dihasilkan dari babi. Mulai dari tulang, rambut, kulit, daging, darah, organ tubuh dan lainnya, digunakan untuk berbagai kepentingan konsumsi. Tanpa sisa.


Apa saja diantaranya?


Sejak anda bangun tidur, anda akan berhubungan dengan berbagai produk mengandung babi. Fatty acids dari lemak tulang babi digunakan untuk membuat sabun mandi, shampoo, conditioner, krim anti keriput, body lotion, pasta gigi, pelembut pakaian dan detergen bubuk. Collagen dari babi, digunakan untuk penyembuhan jerawat serta dapat disuntikkan untuk mengencangkan kulit muka.

Setiap hari anda dibersihkan dengan Minyak Babi













Protein dari rambut babi, digunakan sebagai pelembut adonan roti. Berbagai low fat product juga mengandung babi, seperti low fat butter. Makanan lain yang mengandung gelatine dari babi adalah ice cream, fruit juice, yoghurt, cream cheese, whipped cream, permen, permen karet. Cheesecake, dan berbagai dessert seperti chocolate mousse, tiramisu, pudding. Saat ini gelatine sintetis sudah diproduksi.




















Untuk interior, babi digunakan untuk texture dan kilau cat. Amplas menggunakan perekat tulang babi, sementara itu rambut babi digunakan untuk membuat kuas.


Perusahaan rokok memberi kandungan hemoglobin darah babi dalam filter rokok, yang diklaim sebagai paru-paru buatan untuk memfilter bahan kimia berbahaya dalam rokok.




Dari dunia medis, heparin dibuat dari usus babi, digunakan untuk menghentikan pembentukan gumpalan darah. Insulin dibuat dari pankreas babi, karena babi memiliki struktur kimia yang paling serupa dengan manusia. Gellatine babi digunakan untuk membuat cangkang kapsul. Katup jantung implant untuk manusia, berasal dari katup jantung babi. Lapisan kandung kemih babi digunakan untuk regenerasi sel manusia. Dan hebatnya lagi ternyata semua jenis obat, mulai Pil, Kapsul, Vaksin, dll. semuanya terbuat dari Enzim Babi.

Babi telah merawat anda dalam segala hal. Say Thanks..


Tanpa sadar Anda Mengkonsumsi Babi Setiap Hari





Vaksin untuk Jamaah Haji, dari Enzim Babi

Calon Jamaah Haji di Vaksin Minyak Babi

Dalam darah mereka juga telah mengalir minyak babi

Tidak ada dari Produk yang anda makan
yang akan lepas dari Enzim Babi ini




Mereka menjadi Kuat karena Babi
Saking Kayanya Babi, Ulama Malaysia Tak Kuasa Mengharamkan Babi






Semua mengandung Babi

Babi  Everywhere

Bahkan sejak anda kecil pun,
dalam darah anda telah mengalir minyak babi

Berikut ini produk-produk yang mengandung berbagai bagian dari tubuh babi, diantaranya: sarung tangan, masker wajah, pepermint, marshmallow, permen, pencerah bir dan wine, surgical sponge, paintballs, inkjet paper, x-ray film, cover buku, wallpaper, amplas, sepatu kulit, battery cadmium, peluru, korek api, dan rem kereta.






Babi sudah sedemikian rupa dimanfaatkan bagi kehidupan manusia dalam industri global. Sehingga bagi masyarakat yang mengharamkan penggunaan babi dan turunannya, akan mustahil untuk benar-benar tidak bersinggungan dengan produk mengandung babi setiap harinya.





Baca juga =>  Menurut Alquran Babi itu Halal

Apakah Dalil itu Sesungguhnya ?



"Mana Dalilnya ?"

Sering sekali muslim mengatakan seperti itu, padahal yang sedang kita jelaskan adalah sebuah Ayat.
Lantas Dalil apalagikah ini ?



Dalil dalam Dalil, Ayat dalam Ayat ?

Kalau begitu bagaimanakah Ustad atau Pendeta bisa berkutbah, jika semua yang dia ucapkan adalah ayat demi ayat? Tentu tidak bisa bukan..!!

Jadi bukan begitu, marilah kita cerdas sedikit.

Dalil itu tidak melulu hanya Ayat. Tapi juga 'Fakta Sejarah', 'Tradisi & Culture', 'Bukti & Saksi', 'Logika & Tafsir', Itu semua adalah Dalil.

Lalu semua disusun, di Rekonstruksi berdasarkan semua fakta-fakta itu, lalu lahirlah Hipotesa atau Cerita.
Karena itulah Allah swt menyuruh Muhammad & Islam, untuk datang bertanya pada Ahli Kitab (Kristen), sebab merekalah yang akan meluruskan Kebenaran itu. (QS 10 Yunus 94,  QS 5 Al Maa'idah  44 )


Baca juga =>  Ketika Islam berkata "Jangan ambil ayat sepotong-sepotong"

Ketika Islam Berkata "Jangan Ambil Ayat Sepotong-sepotong"

Sering kali dalam dialog, Islam selalu menantang "Mana Dalilnya?".

Tapi jika sudah diberikan dalilnya, pasti membantah "kamu mengutip ayat sepotong-sepotong, coba baca beberapa ayat sebelumnya, lalu baca ayat setelahnya".



Saudara, biasakanlah Berkaca, bukan Membantah. Biasakan Merenungkan ayat-ayat yang diberikan teman, agar Ilmu & Pengertian anda semakin bertambah. Bukan sekedar Iqro & Hapal, tapi kemana itu di aplikasikan anda tidak tau.

Ketika satu dalil diberikan, itu namanya bukan sepotong-sepotong, tapi sudah pas sesuai porsinya.
Bedakan antara mengutip ayat sepotong-sepotong, dengan memberikan ayat secara Kontekstual. Yang CLICK TO THE POINT.

Sebab masing-masing ayat itu beragam jenisnya:

1. Ada yang satu ayat itu, tembakannya kesatu point secara Full.
2. Ada yang satu ayat itu, isinya mengandung Dua atau Tiga point sekaligus.
3. Ada yang satu ayat itu, isinya Satu Point, tapi ditambah dengan keterangan-keterangan yang lain. Dalam hal ini berlaku yang namanya Garis Besar atau Point Utama.

Yang penting adalah KEBENARAN yang terkandung didalam sepatah kata itu.  Ibarat sepotong coklat, tidak peduli apakah coklat itu utuh atau hanya sepotong, rasanya tetap sama lezatnya.

Jika anda tarik dari beberapa ayat sebelumnya, lalu anda tambah keayat berikutnya, itu namanya anda sedang mengaburkan sebuah Kebenaran yg sedang di ZOOM besar-besar, lalu anda buat menjadi Bias.


Baca juga:     Apakah Dalil itu Sesungguhnya ?

Kamis, 06 Agustus 2015

Kisah Rahasia Dibalik Bencana Tsunami Aceh

Cerita ini adalah kisah nyata dan rahasia di balik terjadinya tsunami Aceh. Dan Kisah ini disaksikan oleh 400 orang, yg menjadi saksi nyata dari kisah ini.


Tak seorangpun yang akan lupa betapa stasiun-stasiun TV menayangkan video-video mengerikan: mayat-mayat manusia bergeletakan tak berarti di jalan-jalan, di trotoar, di lapangan, di selokan-selokan, tergantung di tiang listrik, di atas pohon dan tempat-tempat lain. Para reporter melaporkan langsung dengan berdiri di sekitar tumpukan mayat berserakan, bagai tumpukan ikan di pasar ikan.

Tapi adakah yang tahu rahasia besar di balik peristiwa dahsyat itu? Sekaranglah saatnya rahasia itu diungkapkan secara luas, agar menjadi peringatan besar bagi dunia, sama seperti Bahtera Nuh menjadi peringatan akan bengisnya murka Allah atas manusia di jaman itu.

Berikut ini saya salin dari catatan harian saya dari tahun 2005 lalu.

“Tadi pagi saya mendengar cerita yang menggetarkan dari tante saya. Beliau adik perempuan ibu saya, yang baru tiba dari Pekan Baru-Riau beberapa hari lalu ke kota ini, untuk meninjau anaknya yang sekolah disini. Cerita itu terlalu mengguncangkan sampai saya merinding mendengarnya dan memutuskan untuk menulisnya disini. Beliau bercerita tentang sebuah peristiwa yang luput dari pers, yang menjadi awal dari bencana besar Tsunami Aceh 2004 lalu”

Tanggal 24 Desember 2004, sebuah jemaat gereja berjumlah kira-kira 400 jiwa di Meulaboh, Aceh Darussalam, sedang kumpul-kumpul di gedung gereja untuk persiapan Natal, tiba-tiba mereka didatangi segerombol besar massa berwajah beringas. Mereka adalah warga kota, tetua-tetua kota, aparatur pemerintah serta polisi syariat. Massa ini dengan marah mengultimatum orang-orang Kristen itu untuk tidak merayakan Natal. Tetapi pendeta dan jemaat gereja itu mencoba membela diri, kurang lebih berkata:

“Mengapa Pak? Kami kan hanya merayakan hari besar agama kami. Kami tidak berbuat rusuh atau kejahatan kok. Acara besok untuk memuji dan menyembah Tuhan kok, Pak. Yakinlah, kami tidak akan mengganggu siapapun.”

Tetapi massa itu tidak menggubris dan kurang lebih berkata:

“Sekali tidak boleh, ya tidak boleh! Ini negeri Islam! Kalian orang-orang kafir tidak boleh mengotori kota kami ini! Dengar, kalau kami membunuh kalian, tidak satupun yang akan membela kalian, kalian tahu itu!?”

Tetapi orang-orang Kristen itu tetap berusaha membujuk-bujuk massa itu. Lalu massa yang ganas itu memutuskan begini: “Kalian tidak boleh merayakan Natal di dalam kota. Kalau kalian merayakannya disini, kalian akan tahu sendiri akibatnya! Tapi kalau kalian tetap mau merayakan Natal, kalian kami ijinkan merayakannya di hutan di gunung sana!!”

Setelah mengultimatum demikian, massa itupun pergi. Lalu pendeta dan jemaat gereja itu berunding, menimbang-nimbang apakah sebaiknya membatalkan Natal saja, ataukah pergi ke hutan dan bernatal disana. Akhirnya mereka memilih pilihan kedua. Lalu berangkatlah mereka ke hutan, di daerah pegunungan. Di suatu tempat, mereka mulia membersihkan rumput dan belukar, mengikatkan terpal-terpal plastik ke pohon-pohon sebagai atap peneduh, lalu mulai menggelar tikar. Besoknya, 25 Desember 2004, jemaat gereja itu berbondong-bondong ke hutan untuk merayakan Natal.

Perayaan Natal yang sungguh memilukan sekali. Mereka menangis meraung-raung kepada Tuhan, meminta pembelaanNya. Sebagian besar mereka memutuskan menginap di hutan malam itu.

Lalu pagi-pagi buta sekali, ketika hari masih gelap, istri si pendeta terbangun dari tidur. Ia bermimpi aneh, membangunkan suaminya dan yang lain. Dalam mimpinya itu TUHAN YESUS datang kepadanya, menghiburnya dengan berkata:

“Kuatkanlah hatimu, hai anakKu. Jangan engkau menangis lagi. Bukan kalian yang diusir bangsa itu, tetapi Aku! Setiap bangsa yang mengusir Aku dan namaKu dari negeri mereka, tidak akan luput dari murkaKu yang menyala-nyala. Bangunlah dan pergilah ke kota, bawa semua saudaramu yang tertinggal disana ke tempat ini sekarang juga, karena Aku akan memukul negeri ini dengan tanganKu!”

Lalu mereka membahas sejenak mimpi itu. Sebagian orang menganggap itu mimpi biasa, menenangkan si ibu pendeta dengan berkata kira-kira begini: “sudahlah Ibu, jangan bersedih lagi. Tentulah mimpi itu muncul karena ibu terlalu sedih”. Tetapi sebagian lagi percaya atau agak percaya bahwa mimpi itu memang betul-betul pesan Tuhan. Akhirnya mereka memutuskan mengerjakan pesan seperti dalam mimpi itu. Beberapa orang ditugaskan ke kota pagi buta itu juga untuk memanggil keluarga-keluarga jemaat yang tak ikut bernatal ke hutan.

Ketika pagi hari, sekitar pukul 7 s/d 8 pagi mereka semua telah berada kembali di pegunungan, mereka dikejutkan goncangan gempa yang dasyat sekali. Tak lama kemudian, peristiwa Tsunami Besar itupun terjadi.

Sekarang, pendeta gereja yang selamat itu telah pergi kemana-mana, mempersaksikan kisah luar biasa itu ke gereja-gereja di seluruh Indonesia, termasuk ke gereja dimana tante saya beribadah, di Pekan Baru.

Saya tidak tahu kebenaran cerita tante saya itu, sebab dialah orang satu-satunya yang pernah bercerita begitu pada saya.Itulah sebabnya saya tulis dulu di buku harian ini supaya saya tidak lupa dan supaya bila kelak saya telah mendengar cerita yang sama dari orang lain, barulah saya akan percaya dan akan saya ceritakan kepada sebanyak-banyaknya orang”.

Saudara dalam Yesus,
Beberapa waktu lalu, saya teringat pada catatan itu lalu terpikir untuk surfing di internet ini, apakah ada orang lain yang mendengar kesaksian yang sama. jika ada, berarti tante saya itu tidak membual pada saya, dan berarti peristiwa itu benar terjadi.

Lalu apa yang saya temukan? Saya BENAR-BENAR menemukannya setelah dengan susah payah membuka-buka banyak situs. Salah satunya saya temukan di pedalaman salib.net.

Itulah sebabnya catatan harian itu saya publikasikan di blog ini untuk saudara publikasikan lebih luas lagi ke seluruh dunia. Biarlah seluruh dunia tahu bahwa Tuhan kita Yesus Kristus adalah satu-satunya Tuhan dan Ia sungguh-sungguh HIDUP!
Haleluyah!!