1. Langit pertama – Alam Semesta Jasmani di mana kita hidup / alam fisik
2. Langit kedua – Alam Semesta Rohani / “Padang Gurun” (Wah 12:6) yang berada di antara langit pertama dan langit ketiga; sebagian daerah diberi Allah untuk tempatnya iblis / roh-roh jahat (Efesus 2:2) dan sebagian daerah lagi dikuasai oleh Allah.
3. Langit ketiga – Alam Semesta Rohani di mana terdapat Firdaus, kerajaan Surga / Yerusalem Baru / Kerajaan Allah dan Anak Domba (Yesus Kristus) / Kerajaan Terang
Rahasia tentang alam fisik dan alam roh ini sangat luas sehingga tidak bisa dijangkau oleh pikiran manusia, sebab alam-alam ini selain bertingkat tetapi juga berdampingan, berdampingan tetapi tidak berbenturan, mempunyai banyak dimensi yang tentunya manusia akan bingung jika memikirkannya.
Kesaksian Rohani Kristen, Renungan, Kesaksian, Inspirasi, Saat Teduh, Firman Tuhan, Bahan Kotbah, Humor, dll.
Rabu, 03 Desember 2008
Pembagian Surga Menurut Ukuran IMAN ( Wahyu TUHAN kepada Rev. Jaerock Lee)
- IMAN yang bagaikan rumput kering / jerami: tempatnya di Firdaus
- IMAN yang bagaikan kayu: tempatnya di Kerajaan Surga Tingkat I
- IMAN yang bagaikan permata: tempatnya di Kerajaan Surga Tingkat II
- IMAN yang bagaikan perak: tempatnya di Kerajaan Surga Tingkat III
- IMAN yang bagaikan emas: tempatnya di Kota Yerusalem Baru
( I Kor 3:12-15 )
Saat-saat Pertemuan Pertama dengan Yesus - Sang Mempelai Pria Surgawi dalam Perjamuan Kawin Anak Domba (Penglihatan Rev. Jaerock Lee)
Sebelum anda akan memasuki ruang perjamuan kawin Anak Domba di dalam istana yang sangat besar, anda akan menemukan alam yang begitu cemerlang dan bercahaya yang belum pernah anda lihat. Anda akan merasa seolah-olah tubuh anda lebih ringan dari bulu. Anda akan melihat suatu langit dan sebuah danau yang sangat jernih dan bersih sehingga tampak berkilau bagi mata anda. Danau ini bersinar bagaikan permata yang indah saat airnya beriak.
Semua daerah dipenuhi dengan bunga-bunga berwarna-warni dan pohon-pohon yang hijau. Bunga-bunga bergoyang seolah melambaikan tangan pada anda dan anda akan mencium bau harum yang begitu wangi yang belum pernah anda cium. Segera burung-burung yang berwarna-warni datang dan menyambut anda dengan kicauan nyanyian mereka. Di danau yang begitu bening, anda dapat melihat jauh hal-hal yang berada di bawah permukaan air, ikan-ikan yang sangat cantik menyembulkan kepalanya dan menyambut anda.
Bahkan rumput di mana anda berdiri terasa bagaikan kapas. Ada angin yang berhembus membuat pakaian anda berkibar dengan lembut.
Pada waktu itu suatu cahaya yang terang terlihat oleh mata anda dan anda melihat ada Seorang yang berdiri di dalam terang tersebut. Dengan senyum lembut di wajah-Nya, Dia memanggil anda untuk mendekat kepada-Nya dengan tangan-Nya yang terbuka lebar. Ketika anda menghampiri-Nya, wajah-Nya mulai terlihat jelas.
Anda akan melihat wajah-Nya untuk pertama kalinya namun anda sangat mengenali siapa Dia dengan baik. Dia adalah Tuhan Yesus, Mempelai Pria Surgawi, yang anda sangat cintai dan rindukan untuk bertemu sepanjang hidup anda.
Pada waktu itu, air mata mulai berlinang di pipi anda; anda tidak dapat menahan air mata anda karena anda akan teringat saat-saat anda dididik oleh-Nya di bumi ini; anda dapat melihat Yesus muka hadap muka karena oleh-Nya anda dapat mengatasi segala keadaan di bumi bahkan keadaan yang tersulit sekalipun, termasuk menghadapi banyak pencobaan dan aniaya.
Tuhan Yesus akan menghampiri anda, memeluk anda, dan berkata kepada anda,”MempelaiKu, Aku menunggu datangnya hari ini. Aku mencintaimu.”
Mendengar perkataan itu, air mata anda akan semakin bercucuran, kemudian Tuhan Yesus akan menghapus air mata anda dan merangkul anda dengan lebih erat.
Saat anda melihat mata-Nya, anda akan dapat merasakan hati-Nya:”Aku mengetahui segala sesuatu tentang engkau. Aku mengetahui semua air mata dan penderitaanmu.”
Di sana hanya ada kebahagiaan dan sukacita.
Sudah berapa lama kah Anda merindukan saat-saat itu? Ketika anda berada di pelukan-Nya, Anda merasakan damai sejahtera dan sukacita yang sangat besar menyelimuti tubuh Anda.
Minggu, 30 November 2008
Arti yang Indah dari Tabernakel (Rumah Allah)
- Halaman – Wilayah Kebenaran Allah – Allah mengerjakan pembenaran terhadap orang-orang yang menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya secara pribadi.- Ini adalah proses pengampunan / “penutupan” dosa oleh darah Kristus.
- Ruang Suci – Wilayah Pembersihan / Penyucian Allah – Allah mengerjakan proses pembuangan dosa-dosa dari kehidupan orang-orang yang berasal dari “Halaman”. – Ini juga adalah “proses pembentukan karakter Kristus” di dalam manusia melalui pertolongan Firman Allah dan Roh Kudus.- ini adalah proses pembuangan sifat-sifat dosa dengan bantuan Roh Kudus.
- Ruang Maha Suci – Wilayah Pengudusan / Kesempurnaan Allah – Allah menyempurnakan orang-orang yang berasal dari “Ruang Suci” sebagai tanda selesainya proses penyucian / pembuangan semua dosa dan keinginan akan dosa dari dalam hati dan pikiran manusia.- Ini adalah terbentuknya karakter Kristus di dalam manusia – di sinilah orang-orang baru dapat di sebut mempelai wanita Kristus.- Ini adalah penyucian sepenuh 100% dari sifat-sifat dosa manusia.
Selasa, 25 November 2008
Bebas dari Segala Penyakit bahkan dari Sakit Kepala selama Puluhan Tahun (Kenneth Hagin)
Hidup dalam kasih Allah = Hidup dalam kesehatan ilahi
Menyimpan dendam akan merusak diri anda sendiri!
Saya sudah berkhotbah dan mempraktekkan Markus 11:23,24 selama lebih dari 50 tahun; dan saya juga menjalankan kebenaran-kebenaran rohani yang dikatakan Yesus dalam ayat-ayat tersebut dengan hasil yang mengagumkan.
Namun, bersamaan dengan Markus 11:23,24, saya juga mempraktekkan Markus 11:25, yakni tentang pengampunan. Di sepanjang hidup kekristenan saya, saya selalu menolak untuk menyimpan sedikitpun rasa benci, dendam, atau perasaan-perasaan yang tidak benar terhadap siapapun; …. Kalau sedikit saja dendam atau kebencian terhadap seseorang memasuki hati saya, maka saya akan mengusirnya!
Saya tidak mau sedetikpun membiarkannya; saya tidak mau membiarkan pikiran buruk itu lagi sama seperti saya tidak membiarkan keinginan untuk mencuri milik orang lain atau membunuh seseorang. Perasaan-perasaan buruk terhadap orang lain akan merusak diri saya sendiri.
Saya harus berhati-hati dalam hal membiarkan sikap tidak mengampuni dan kebencian masuk ke dalam hati saya; sama seperti berhati-hati terhadap minuman yang mengandung racun atau memegang bisa ular. Sikap tidak mau mengampuni dan perasaan-perasaan buruk terhadap orang lain lebih mematikan daripada semua racun dan gigitan ular berbisa.
Saya yakin itu adalah salah satu alasan saya dapat hidup dalam kesehatan ilahi selama puluhan tahun (bahkan bebas dari sakit kepala). Saya tidak membanggakan diri. Saya membanggakan Yesus dan apa yang telah dilakukan oleh firman Allah.
Itulah sebabnya anda tidak akan pernah mendengar saya mengkritik saudara saya atau sesama hamba Tuhan. Tidak ada seorang pun pernah mendengar saya mengkritik orang lain lebih dari 50 tahun lamanya. Saya tidak mau melakukan hal itu!
Kadang-kadang saya menawarkan beberapa kritikan yang membangun. Namun, anda lihat, kritikan yang menghancurkan tidaklah benar. Kritik yang membangun dimaksudkan untuk menolong orang lain. Dan sekalipun saya menawarkan suatu kritik yang membangun, saya sama sekali tidak mau menyebutkan nama siapapun.
Inilah satu rahasia tentang hidup dalam kebaikan Allah: Kalau anda ingin hidup sehat, anda harus hidup di dalam kasih dan menjaga lidah anda!
Senin, 24 November 2008
Blog Award
Channel of Healing had given my blog an award. I am very grateful and humbled. Thank you Channel of Healing. I am passing these awards on to:
Kansas Exorcist Society A Homesteading Neophyte Daily Spirit

Kansas Exorcist Society A Homesteading Neophyte Daily Spirit
Minggu, 23 November 2008
Beberapa Kisah Tentang Kuasa dan Mujizat dari Yesus Kristus
Injil Markus
| 1:21 | Mereka tiba di Kapernaum. Setelah hari Sabat mulai, Yesus segera masuk ke dalam rumah ibadat dan mengajar. |
| 1:22 | Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat. |
| 1:23 | Pada waktu itu di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan roh jahat. Orang itu berteriak: |
| 1:24 | "Apa urusan-Mu dengan kami, hai Yesus orang Nazaret? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah." |
| 1:25 | Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: "Diam, keluarlah dari padanya!" |
| 1:26 | Roh jahat itu menggoncang-goncang orang itu, dan sambil menjerit dengan suara nyaring ia keluar dari padanya. |
| 1:27 | Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkannya, katanya: "Apa ini? Suatu ajaran baru. Ia berkata-kata dengan kuasa. Roh-roh jahatpun diperintah-Nya dan mereka taat kepada-Nya." |
| 1:28 | Lalu tersebarlah dengan cepat kabar tentang Dia ke segala penjuru di seluruh Galilea. |
| 1:29 | Sekeluarnya dari rumah ibadat itu Yesus dengan Yakobus dan Yohanes pergi ke rumah Simon dan Andreas. |
| 1:30 | Ibu mertua Simon terbaring karena sakit demam. Mereka segera memberitahukan keadaannya kepada Yesus. |
| 1:31 | Ia pergi ke tempat perempuan itu, dan sambil memegang tangannya Ia membangunkan dia, lalu lenyaplah demamnya. Kemudian perempuan itu melayani mereka. |
| 1:32 | Menjelang malam, sesudah matahari terbenam, dibawalah kepada Yesus semua orang yang menderita sakit dan yang kerasukan setan. |
| 1:33 | Maka berkerumunlah seluruh penduduk kota itu di depan pintu. |
| 1:34 | Ia menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit dan mengusir banyak setan; Ia tidak memperbolehkan setan-setan itu berbicara, sebab mereka mengenal Dia. |
| 1:35 | Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana. |
| 1:36 | Tetapi Simon dan kawan-kawannya menyusul Dia; |
| 1:37 | waktu menemukan Dia mereka berkata: "Semua orang mencari Engkau." |
| 1:38 | Jawab-Nya: "Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang." |
| 1:39 | Lalu pergilah Ia ke seluruh Galilea dan memberitakan Injil dalam rumah-rumah ibadat mereka dan mengusir setan-setan. |
| 1:40 | Seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia memohon bantuan-Nya, katanya: "Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku." |
| 1:41 | Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: "Aku mau, jadilah engkau tahir." |
| 1:42 | Seketika itu juga lenyaplah penyakit kusta orang itu, dan ia menjadi tahir. |
| 1:43 | Segera Ia menyuruh orang itu pergi dengan peringatan keras: |
| 1:44 | "Ingatlah, janganlah engkau memberitahukan apa-apa tentang hal ini kepada siapapun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah untuk pentahiranmu persembahan, yang diperintahkan oleh Musa, sebagai bukti bagi mereka." |
| 1:45 | Tetapi orang itu pergi memberitakan peristiwa itu dan menyebarkannya kemana-mana, sehingga Yesus tidak dapat lagi terang-terangan masuk ke dalam kota. Ia tinggal di luar di tempat-tempat yang sepi; namun orang terus juga datang kepada-Nya dari segala penjuru. |
Langganan:
Postingan (Atom)
