Tampilkan postingan dengan label Islam Watch. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam Watch. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Desember 2017

Kabar Dukacita, Penginjil Saifuddin Ibrahim Ditangkap Polisi

Umat Kristen Indonesia sangat berkabung atas Ditangkapnya Penginjil Saifuddin Ibrahim.  Kita sangat mengharapkan agar PGI bisa bertindak dan melindungi setiap Domba-domba Tuhan.

Sebab jika PGI tidak bisa melindungi Domba-domba Tuhan, maka tidak ada gunanya lagi PGI dipertahankan.

Saifuddin Ibrahim ditangkap dikediamannya pada malam hari, ketika dia dan keluarganya sedang menonton Acara ILC, yang dihadiri Denny Siregar Vs Fadli Zon,  dan Abu Janda Vs Ustad Felix.


Mari kita Doakan juga agar Keluarga Pak saifuddin Ibrahim tetap kuat didalam Yesus, terlebih lagi istrinya Sarah Ayu Ibrahim sedang Mengandung. Tentunya Bencana ini sangat berat sekali.

Kamis, 15 Oktober 2015

Lagi, Islam Membakar Gereja di Aceh


Telah terjadi Pembakaran Gereja di Aceh Singkil pada tanggal 13-10-15.  Massa datang dengan membawa Bambu Runcing dan Senjata tajam. dan Gereja di Desa Suka Makmur, Gunug Meriahpun dibakar. Satu orang meninggal dunia, dan lainnya luka-luka.


Islam menginginkan agar Gereja-gereja itu di bongkar, karena tidak memiliki surat izin. Sebuah alasan klasik yang menjadi modus umat islam untuk memuaskan nafsunya. Sebab jika alasannya adalah masalah izin, maka akan timbul 2 persoalan:

1. Bagaimana mereka mendapat izin, sementara islam memandang Kristen adalah bagaikan "Serigala memandang Domba".  Jadi tidak akan mungkin dapat.

2. Jika memang Aturan sesuai SKB 2 & 3 Menteri ini ditegakkan, maka seluruh Mesjid di Indonesia ini harus dibakar. Karena tidak satupun mereka yang punya IMB apalagi sampai minta izin.  Mereka membangunnya begitu saja, sekalipun itu didaerah Mayoritas Kristen.

Dan berikut adalah Persekongkolan Pemda Aceh dengan Ulama setempat, seperti yang di infokan Seorang Sumber Terpercaya, namun merahasiakan namanya:



Mohon Dukung Doa :

Per saat ini tgl 13/10/15. jm 11.00, ribuan masyarakat di Aceh Singkil sdg melakukan pembongkaran gereja. Dua gereja sdh dibakar. Sedang kan pembongkaran & pembakaran gereja berikutnya trs berlangsung .

MOHON DUKUNG DLM DOA 
Berikut nama sepuluh gereja yg sdh sepakat dibongkar yakni:
1).GKPPD Desa Sukamakmur, Kec. Gunung Meriah,
2).GKPPD Pertabas,
3).GKPPD Kuta Tinggi,
4).GKPPD Tutuhan,5).
GKPPD Dangguran,Kec. Simpang Kanan,6).
GKPPD Mandumpang,7).
GKPPD Siompin,8).
GMII Siompin, Kec. Suro, 9).GKPPD Situbuhtubuh, Kec. Danau Paris, 10).
Gereja Katolik Lae Balno, Danau Paris. (*)
Sepuluh gereja di Aceh Singkil, sepakat dibongkar dlm kurun 2 pekan ke depan.
Hal itu disepakati dlm rapat antara Bupati Aceh Singkil, Safriadi, Muspida, ulama, ormas islam serta tokoh masyarakat, Senin (12/10/ 2015) di ruang pertemuan ktr Setdakab setempat di Pulau Sarok, Singkil.
Kesepakatan lain, disebutkan pembongkaran gereja dimulai tgl 19 Oktober sampai dua pekan kedepan. 
BAGIKAN INFO INI KEPADA SAUDARA2 KITA AGAR BISA DUKUNG DALAM DOA,GBU ALL




Menurut saya sudah saatnya Kristen merapatkan barisan. Sebab Serigala hanya takut pada Penjaga. Tanpa Penjaga maka Domba adalah Mangsa.

Jika saya adalah Ketua PGI, saya akan membuat sebuah Garda Minoritas.   Saya akan meminta seluruh Gereja, mulai dari Timur - sampai Barat, untuk menyediakan Dana & Pemuda.  Lalu Kekuatan ini akan di Mobilisasi kedaerah-daerah Konflik. Menjaga Gereja dibarisan terdepan, sampai Polisi benar-benar menjalankan fungsinya dengan bertanggungjawab penuh.




Lalu berikutnya, saya akan membentuk Team Advokat. Dimana Tim Advokat ini berfungsi untuk Menekan Pemerintah & Aparat, untuk tidak bermain-main, dan Menegakkan Hukum dengan serius.






PGI itu bukan Domba.  Jika PGI adalah Domba, maka PGI tidak perlu ada.

PGI harus dipimpin Singa..!!




Sabtu, 20 Juni 2015

Kecewa Pada Kebrutalan Islam, Kurdi Kembali Peluk Zoroaster

Warga Irak Yazidi merayakan tahun baru di Lembah Lalish

Abad ke-7, ketika Islam menjadi agama dominan di wilayah itu, agama Zoroaster dianggap punah. Kini, untuk pertama kalinya setelah lebih dari 1000 tahun, para penduduk lokal Provinsi Sulaemaniah pada 1 Mei lalu melakukan upacara kuno, di mana para pemeluk Zoroaster mengenakan ikat pinggang yang menyimbolkan bahwa mereka siap menegakkan dan mengamalkan ajarannya.


2 Juni 2015, Oleh Budhiana kartawijaya

SEKELOMPOK Suku Kurdi Irak kembali memeluk agama Zoroaster (Zoroastrianisme), agama kuno yang menggeliat kembali di Irak belahan utara. Para pemeluknya menyerukan agar penduduk lokal kembali ke Zoroaster karena agama itu merupakan ajaran sejati suku Kurdi. Yang lain mengatakan munculnya agama itu akibat semakin mengerasnya ekstrimisme Islam di Irak.

Zoroaster adalah salah satu agama tertua dengan jumlah pemeluk tersedikit. Agama ini bangkit kembali di wilayah semi otonom Kurdistan Irak. Suku Kurdi menempati tanah Kurdistan. Mereka tidak mempunyai negara sendiri karena wilayah Kurdistan terbagi-bagi menjadi wilayah Irak, Iran, Turki dan Suriah. Pendiri agama ini adalah Zoroaster yang juga dikenal dengan nama Zarathustra, yang lahir di wilayah Kurdistan Iran.


  Peta Wilayah Kurdistan

Jelas, Zoroaster memiliki akar yang merasuk suku Kurdi. Kitab suci mereka, Avesta, ditulis dalam bahasa kuno yang menjadi akar bahasa Kurdi. Selain di Kurdistan Irak, Zoroaster juga muncul di Kurdistan Iran, Suriah dan Turki. Dia juga mulai terlihat di Tajikistan Asia Tengah. Pada abad ini diperkirakan pemeluknya berjumlah 190.000 orang di seluruh dunia. Abad ke-7, ketika Islam menjadi agama dominan di wilayah itu, agama Zoroaster dianggap punah.

Kini, untuk pertama kalinya setelah lebih dari 1000 tahun, para penduduk lokal Provinsi Sulaemaniah pada 1 Mei lalu melakukan upacara kuno, di mana para pemeluk Zoroaster mengenakan ikat pinggang yang menyimbolkan bahwa mereka siap menegakkan dan mengamalkan ajarannya. Upacara itu semacam pembaptisan bagi pemeluk Kristen.

Para pemeluk baru yang sudah bersaksi itu (semacam syahadat kalau dalam Islam) bertekad akan melaksanakan upacara-upacara ibadah di Kurdistan Irak, dan sudah memohon izin kepada empat negara yang menguasai wilayah Kurdistan itu untuk membangun 12 kuil. Perwakilan Zoroastrian juga sudah mendatangi pemerintah lokal Kurdistan Irak dan memohon agar negara mengakui Zoroaster secara formal sebagai agama. Bahkan mereka sudah memiliki lagu kebangsaan sendiri. Para penduduk lokal banyak yang menyaksikan event-event mereka. Pemeluk Zoroaster membentuk organisasi resmi dan mengelola media sosial.

Meski belum ada angka resmi berapa jumlah warga Kurdi yang kembali ke agama Zoroaster, diskusi soal ini menghangat. Mereka yang sudah memeluk Zoroaster yakin bahwa jika warga Kurdi mempelajari Zoroaster, jumlah pemeluknya akan meningkat. Mereka juga menebar paham bahwa Zoroastrianisme “lebih Kurdi” dari pada agama lain – dan hal ini cukup menarik perhatian warga di wilayah di mana rasa kesamaan etnik lebih kuat dari pada ikatan agama.

Salah seorang pemeluk, Dara Aziz kepada media Niqash mengatakan: ”Saya sungguh berharap bahwa kuil-kuil segera dibangun sehingga kami bisa segera kembali kepada agama asli kami.”

“Agama ini akan mengembalikan budaya dan agama nyata kaum Kurdi,” ujar Luqman al-Haj Karim, seorang perwakilan senior Zoroaster dan kepala Zand (sebuah organisasi Zoroaster) yang meyakini bahwa sistem kepercayaan mereka “sangat Kurdi” dibanding agama lain. “Kebangkitan ini merupakan revolusi budaya, yang memberikan rakyat sebuah jalan baru untuk mencari ketenangan pikiran, harmoni dan cinta,” ujarnya.


Kaum Zoroastrians percaya bahwa di dunia ini kekuatan baik dan kekuatan jahat bertarung. Pandangan ini juga yang mendasari warga lokal itu bahwa kebangkitan ini merupakan perlawanan terhadap krisis keamanan yang ditimbulkan oleh kelompok ISIS, maupun karena semakin tajamnya konflik etnik dan sektarian yang melanda Irak.

“Rakyat Kurdistan tidak mengenal lagi gerakan Islam mana, doktrin mana atau fatwa siapa yang harus diikuti,” ujar Mariwan Naqshbandi, juru bicara Kementerian Agama Kurdistan Irak, kepada Niqash. Dia mengatakan, ketertarikan mereka kepada agama Zoroaster merupakan simptom ketidaksepakatan dalam Islam dan instabilitas keagamaan di Kurdistan Irak pada khususnya, dan di seluruh Irak pada umumnya.

“Bagi kaum Kurdi nasionalis dan liberal, motto Zoroaster dipandang moderat dan realistik,” kata Naqshbandi. “Orang-orang di sini sangat marah kepada ISIS dan kekejamannya itu.”

Naqshbandi juga membenarkan bahwa Kementerian Agama berjanji membantu untuk mewujudkan kehendak umat Zoroaster. Hak kebebasan beragama dan menjalankan kepercayaan dijamin oleh hukum di wilayah itu. Kementerian agama sudah menyetujui untuk menempatkan perwakilan agama Zoroaster di kantor-kantor kementerian itu.

Namun ada juga yang membantah kebangkitan Zoroaster sebagai reaksi atas ekstrimisme agama dan ISIS. “Rakyat Kurdi menjadi korban runtuhnya kebudayaan mereka sehingga mereka tidak mampu berubah,” kata pemimpin lain Zoroaster, al-Karim. “Tidaklah logis menghubungkan Zoroaster dengan ISIS. Kami semata-mata mendorong mereka ke arah cara berpikir baru tentang bagaimana hidup yang lebih baik, seperti yang diajarkan Zoroaster kepada kami.

Di media sosial lokal diskusi soal ini menghangat. Topik yang paling mencuat adalah pertanyaan: Apakah Suku Kurdi akan meninggalkan Islam dan beralih ke ajaran lain?

“Kami tidak ingin menjadi pengganti agama apapun,” jawab al-Karim. “Kami hanya ingin merespons kebutuhan masyarakat.”

Meski al-Karim tidak mengakuinya, orang sudah mahfum bahwa kembali ke ajaran Zoroaster berarti menanggalkan Islam. Namun kebanyakan mereka yang bertekad memakai “sabuk” Zoroaster, tetap menghindari kesan merendahkan agama lain. Ini sebabnya ulama dan politisi Islam tidak mengritik kaum Zoroastrians secara terbuka.

Salah seorang politisi lokal, Haji Karwan (anggota parlemen dari Persatuan Islam Kurdistan Irak), kepada Niqash mengatakan dia tidak yakin bahwa begitu banyak yang memeluk Zoroaster. "Mereka yang mempromosikan agama ini sangatlah sedikit," katanya.

Karwan tidak sependapat bila dikatakan bahwa agama -apalagi Zoroaster- bersifat khusus “Kurdi”. “Agama itu turun untuk semua manusia, bukan untuk kelompok etnis tertentu,” ujarnya.

Senin, 08 Juni 2015

Blogger Dihukum 10 Tahun Penjara, Karena Bertanya

Dihukum 10 Tahun Penjara, Karena Mempertanyakan Tradisi Islam di Blog
Mahkamah Agung Arab Saudi menetapkan bahwa penulis blog, Raif Badawi, harus menjalani hukuman 10 tahun penjara dan hukuman cambuk 1.000 kali karena menghina Islam.

Keputusan MA dikeluarkan setelah sebelumnya pihak berwenang negara itu mengajukan peninjauan kembali putusan pengadilan lebih rendah, menyusul gelombang protes di berbagai negara menentang vonis itu.

Raif Badawi dijatuhi hukuman 10 tahun penjara dan hukuman cambuk 1.000 kali di depan umum setelah dinyatakan bersalah melakukan kejahatan dunia maya dan menghina Islam.

Pengadilan tertinggi Arab Saudi sekarang mengukuhkan hukuman tersebut.
Badawi adalah salah seorang pendiri situs web Jaringan Saudi Liberal yang sekarang sudah dilarang.
Aksi Solidaritas Freedom of Speech Blogger, diseluruh Dunia.

Melalui blognya, Raif Badawi mempertanyakan beberapa tradisi masyarakat Arab Saudi.
Blogger terkenal itu telah menjalani hukuman cambuk tahap pertama sebanyak 50 kali di depan sebuah masjid di Jeddah dan sedianya ia menjalani hukuman cambuk sekali seminggu, tetapi pelaksanaan hukuman cambuk tahap kedua dibatalkan karena ia belum sembuh akibat cambukan tahap pertama.

Istri Badawi dan organisasi-organisasi hak asasi manusia menandaskan pelaksanaan hukuman penuh dapat mengancam keselamatan jiwanya.

Kamis, 09 April 2015

Bupati Aceh Barat: Perempuan Tak Berpakaian Syariah Layak Diperkosa


Bupati Aceh Barat, Ramli Mansur,baru-baru ini membuat pernyataan bahwa perempuan di Aceh Barat yang tidak berpakaian sesuai Syariah Islam layak diperkosa. Alasannya karena lelaki bisa terangsang melihat dada dan pantat perempuan. Untuk itu harus diberlakukan hukum itu.


Yang menjadi persoalannya mengapa perempuan yang harus dihukum, dan bukannya lelaki yang harus dipaksa atau dihukum untuk mengendalikan nafsu birahinya? Mengapa perempuan bisa jadi penjahat dan dihukum karena cara dia berpakaian?

Melihat contoh perkembangan sosial di Aceh seperti itu kita patut prihatin dan khawatir akan kemanusiaan di Aceh.  Sebagai bagian wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, Aceh memang mendapat otonomi khusus untuk menerapkan hukum sesuai Syariah Islam.

Namun kita sebagai saudara sesama bangsa Indonesia mengharapkan warga Aceh bisa bersama-sama merdeka secara individual seperti anak bangsa lain di Indonesia. Hendaknya prinsip persaudaraan, persamaan dan kebebasan yang menjadi kebutuhan dasar manusia, juga mewarnai pembentukan dan penerapan Hukum Syariah di Aceh.

Rabu, 01 April 2015

Puluhan Situs Islam Radikal Diblokir

Mulai merasuknya paham ISIS ke Indonesia, mulai menyadarkan pemerintah, bahwa ISIS bukanlah sebuah mimpi yang sangat jauh dan tidak mungkin terjadi di Indonesia.  Namun ternyata Paham ISIS langsung berkembang cepat di Indonesia, dan pemerintah merasa kecolongan sebab belum menyiapkan ancang-ancang sama sekali, untuk mencegah ISIS masuk ke Indonesia.


Karna itulah begitu mendengar 12 warga Indonesia telah pergi kesuriah untuk bergabung dengan ISIS, lalu dibeberapa daerah, bendera ISIS telah berkibar, pemerintahpun segera bertindak cepat.  Menanggapi laporan BNPT, bahwa situs-situs islam radikal mempunyai potensi yang sangat besar untuk mencetak teroris, Pemerintahpun segera memblokir beberapa situs yang ditengarai sangat berbahaya.

Menurut info terakhir, situs yang telah diblokir telah mencapai 25, dan kemungkinan besar akan terus bertambah lagi. Hal ini sangat mungkin terjadi mengingat banyaknya situs-situs radikal yang mengajak Jihad secara terang-terangan, ditengah-tengah kehidupan masyarakat yang mendambakan kehidupan yang tenang.

Berikut adalah beberapa situs radikal yang telah diblokir


Pemblokiran ini tentu hal yang sangat positiv sekali untuk menciptakan kehidupan sosial yang aman dan nyaman.  Ditengah-tengah banyaknya kelemahan dalam pemerintahan jokowi, hal ini menjadi sesuatu nilai plus, sebab pada zaman SBY paham-paham radikal, dan situ-situs radikal dibiarkan menjamur dan berkembang.

Namun ditengah-tengah sikap positiv pemerintah untuk mencegah ISIS & Teroris itu, hampir semua umat islam meradang.  Sungguh sesuatu yang kontraproduktif dengan klaim umat islam selama ini, bahwa Islam itu bukan ISIS, islam itu bukan teroris, islam itu rahmatan lil alamin & anti radikal.

Namun mengapa ketika situs radikal yang sangat berbahaya diblokir, mereka jusru protes ?

Ini justru memperkuat stigma islam dimata Dunia, bahwa islam itu adalah Teroris.

Kamis, 12 Maret 2015

Usai salat tahajud, Dian mengaku dapat wangsit gorok leher anak

Dian Novitasari (34) ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Balikpapan. Sebab, tersangka diduga mencoba menggorok leher anaknya yang berusia 2 tahun. Dalam pemeriksaan petugas, Dian mengaku mendapat semacam bisikan atau wangsit melakukan hal itu.


"Tersangka mengaku mendapat wangsit selesai salat tahajud pada Kamis (5/3) dini hari pukul 03.00 dini hari," tutur Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Balikpapan Ajun Komisaris Polisi Damus Asa kepada wartawan di Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (8/3).

Sesuai wangsit yang diterima, Dian diminta menyembelih anak yang paling disayanginya guna membuktikan takwanya.

Maka setelah berpikir dalam, selesai salat Subuh, dengan menggunakan parang, Dian menggorok leher Cheri, anak bungsu yang diakuinya paling disayangi, di rumah mereka di Jalan Terati RT 02 Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan.


#Petuah: 'Semua yang jahat, berasal dari sijahat'

#Firman:  'Dari buahnyalah kamu akan mengenal pohonnya.'

Sabtu, 28 Februari 2015

Mengharukan Permintaan Calon Korban ISIS

Salah satu sandera Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) meminta keluarga dan kerabatnya merelakan kepergiannya. John Cantlie, pria 44 tahun asal Inggris, ditangkap di Suriah pada November 2012. Ia sering ditampilkan kelompok ekstremis Islam ini dalam video propaganda ISIS.


Dilansir dari Daily Mail, dalam artikel majalah ISIS, Dabiq, Cantlie berterima kasih kepada keluarga dan tunangannya atas usaha mati-matian mereka dalam mengkampanyekan kebebasannya. Tampil dalam video propaganda ISIS, Cantlie menyebut video tersebut sebagai video terakhirnya.

"Biarkan saya pergi. Tinggalkan semuanya, dan lanjutkan hidup kalian, semuanya," katanya dalam artikel tersebut. Ia pun berharap tunangannya sudah melupakan dia dan bangkit kembali.

Selain itu, Cantlie juga dipaksa mengkritik seruan internasional ihwal serangan udara terhadap ISIS dengan berkata, "Setiap bom yang dijatuhkan di Suriah atau Irak menjadi sarana penjaringan untuk ISIS." Seruan menyerang ISIS lewat udara mulai banyak dipropagandakan setelah video pembakaran hidup-hidup pilot Yordania Moaz al-Kasasbeh dipublikasikan.

Cantlie merupakan salah satu sandera dari sejumlah negara yang masih disekap di markas pusat ISIS di Raqqa. Sedikitnya delapan sandera, termasuk dua orang Inggris, sudah dibunuh ISIS hingga saat ini.


2 Gadis Inggris Gabung ISIS

Sepasang perempuan kembar warga negara Inggris diduga kuat sudah berangkat ke Suriah lewat Istanbul, Turki untuk bergabung bersama Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).


"Gadis kembar itu berangkat dari bandara internasional Manchester menuju Istanbul. Sejak berangkat kedua gadis itu selalu menghubungi keluarga mereka," kata juru bicara Kepolisian Manchester Raya, seperti dikutip Daily Mail.

Kepolisian Manchester memastikan memiliki kontak dengan kedua gadis itu. Namun, si kembar menolak kembali ke Inggris meski kedua orangtuanya memohon. Keluarga gadis kembar itu adalah imigran asal Somalia yang sudah tinggal di Inggris selama 10 tahun.

Sejauh ini belum diketahui bagaimana kedua gadis itu, yang berusia 16 tahun, membiayai perjalanan mereka ke Suriah. Polisi berspekulasi bahwa ISIS berhasil membujuk kedua gadis itu lewat internet dan membiayai perjalanan mereka.

Sejumlah sumber yang berbicara kepada media Inggris mengatakan sangat jarang ISIS merekrut perempuan untuk bertempur di Suriah. Biasanya mereka direkrut untuk diperistri para pejuang ISIS.

Kabar kepergian kedua gadis remaja itu ke Suriah muncul di saat Kepala Kepolisian Manchester Raya Sir Peter Fahy, yang juga direktur komite kontraterorisme Asosiasi Kepala Kepolisian, memperingatkan bahwa para gadis muda sebagaimana para pemuda juga dicuci otak lewat pesan-pesan internet.

Pakar keamanan Inggris memperkirakan saat ini setidaknya 500 orang warga negara Inggris berada di Suriah atau Irak untuk berperang bersama ISIS atak Kekalifahan Islam seperti diproklamasikan Abu Bakar al-Baghdadi, pemimpin ISIS.

Jumat, 27 Februari 2015

Gadis - gadis Inggris Menjadi Incaran ISIS

 Kicauan di Twitter oleh satu dari tiga gadis Inggris yang diduga sedang menuju Suriah untuk bergabung dengan milisi Negara Islam di Irak dan Suriah atau ISIS itu seolah membangunkan publik Inggris. Warga negeri itu pun tersadar, anak-anak perempuan mereka ternyata terus menjadi incaran jaringan kelompok ekstrem di Suriah untuk direkrut.



”Follow saya supaya saya bisa kirim pesan langsung kepada Anda," demikian kicauan Shamima Begum (15), Minggu (15/2/2015). Di Twitter, dua pengguna yang menjadi follower satu sama lain itu bisa berkirim pesan tanpa terpantau. Menurut BBC, Begum dilaporkan mengirim pesan kepada Aqsa Mahmood (20), perempuan Skotlandia yang pergi ke Suriah pada 2013 karena ingin menjadi "pengantin jihad".

Ia dan dua rekannya, Kadiza Sultana (16) dan Amira Abase (15), kabur dari rumah masing-masing di London timur, Selasa (17/2/2015). Pejabat Anti-Terorisme Inggris yang dikutip Guardian mengatakan, ketiganya kabur pada pagi itu sebelum pukul 08.00. Mereka adalah pelajar Akademi Bethnal Green, London.

Kepada keluarga, salah satu dari mereka meminta izin akan belajar. Namun, ketiganya ternyata bertemu di Bandara Gatwick. Mereka lalu terbang dengan pesawat Turkish Airlines TK 1966, yang lepas landas pukul 12.40, menuju Istanbul, Turki. Pesawat ini mendarat di Istanbul pukul 18.40 waktu setempat.

Turki kerap dijadikan pintu gerbang warga asing yang ingin bergabung dengan ISIS di Suriah. Hingga Minggu, ketiga gadis itu diduga masih berada di Turki. Inggris mengatakan, ketiganya pernah diwawancara polisi setelah seorang pelajar perempuan dari sekolah mereka pergi ke Suriah, Desember lalu.

Tidak ada indikasi ketiga gadis itu berisiko ikut hengkang ke Suriah. Namun, kaburnya mereka dari Inggris membuktikan otoritas negeri itu kecolongan. Melalui pernyataan yang dikutip BBC, Minggu (22/2/2015), keluarga Aqsa Mahmood mengaku sangat ketakutan dan marah. Anak perempuan mereka kemungkinan ikut berperan merekrut gadis-gadis Inggris untuk ISIS.

"Namun, ada pernyataan serius bagi aparat keamanan yang harus dijawab," demikian pernyataan keluarga Mahmood. "Media sosial Aqsa telah dimonitor sejak ia menghilang lebih dari setahun yang lalu. Meski ada dugaan terjadi kontak gadis-gadis itu dengan Aqsa, mereka (aparat keamanan) gagal mencegah mereka meninggalkan Inggris ke Turki, pos menuju Suriah."

Nama Aqsa Mahmood menjadi buah bibir di Inggris setelah pada November 2013 meninggalkan negaranya untuk bergabung milisi ISIS di Suriah. Setelah tiba di Suriah, ia menghubungi keluarganya dan mengabarkan ia akan menikah di negeri itu. Kepada keluarganya, Aqsa ingin menjadi syahid.

Radikalisasi di kamar tidur
Dalam wawancara dengan CNN, yang dilansir 5 September 2014, ayah Aqsa, Muzaffar, mengungkapkan, pikiran Aqsa terpengaruh setelah sering menyaksikan khotbah-khotbah secara daring dan menjalin kontak lewat media sosial dengan orang-orang yang meninggalkan Glasgow ke Suriah.

Kini, setelah tinggal di Suriah, Aqsa memanfaatkan Twitter untuk mengajak gadis lainnya dari Inggris mengikuti jejaknya pergi ke Suriah. ”Kini makin jelas, orang tidak mengalami radikalisasi di tempat-tempat ibadah. Mereka sebenarnya teradikalisasi di kamar tidur lewat internet,” kata Baroness Warsi, mantan Menteri Luar Negeri Inggris, kepada Sky News.

Pakar anti-terorisme di Inggris memperkirakan, sekitar 50 perempuan muda Inggris bergabung dengan ISIS. Banyak dari mereka diyakini tinggal di Raqqa, ibu kota ISIS di Suriah timur. Mereka, kata Sara Khan dari Inspire, organisasi penanggulangan ekstremisme, merasa menjalankan tugas agama. Padahal, tanpa disadari, mereka dieksploitasi ekstremis.

Kamis, 26 Februari 2015

Al Shabaab Serukan Serangan ke Pusat Perbelanjaan di AS, Inggris, dan Kanada

Sebuah video, yang diakui telah dibuat pemberontak Somalia yang terkait dengan Al Qaeda, mendesak kaum Muslim untuk menyerang pusat-pusat perbelanjaan di AS, Kanada, Inggris, dan negara-negara Barat lainnya.


Dalam video yang dirilis pada Sabtu (21/2/2015) malam itu, kelompok ekstremis Somalia, Al Shabaab, sekali lagi mengatakan bahwa serangannya pada September 2013 di Westgate Mall di Nairobi, Kenya, merupakan balasan atas keterlibatan militer Kenya di Somalia. Sebanyak 67 orang tewas dalam serangan di mal itu. Video tersebut, yang menggunakan cuplikan dari organisasi berita besar, memperlihatkan serangan terhadap mal tersebut.

Narator bertopeng dalam video berdurasi 76 menit tersebut memperingatkan serangan yang lebih banyak di Kenya dan mengajak umat Islam lainnya untuk menyerang pusat perbelanjaan. Mall of America di Minnesota di AS, West Edmonton Mall di Kanada, dan Westfield Mall di Stratford di Inggris secara khusus disebutkan dalam video itu.

Kepala Keamanan Dalam Negeri AS, Jeh Johnson, mengatakan pada Minggu bahwa ia menganggap serius ancaman yang dibuat dalam video tersebut. "Pernyataan terbaru dari Al Shabaab itu mencerminkan fase baru bahwa kita telah berevolusi dalam ancaman teroris global, dalam arti bahwa Anda punya kelompok-kelompok seperti Al Shabaab dan ISIS yang secara terbuka menyerukan kepada aktor independen di negara mereka masing-masing untuk melakukan serangan," kata Johnson kepada CNN.

"Kami melampaui fase itu sekarang di mana kelompok-kelompok tersebut akan mengirim jaringannya ke sejumlah negara setelah dilatih di suatu tempat," kata Johnson.

Saat ditanya secara khusus tentang ancaman terhadap Mall of America, salah satu kompleks belanja terbesar di dunia, ia berkata, "Setiap kali sebuah organisasi teroris menyebutkan untuk menyerang tempat tertentu, kami harus menganggapnya secara serius. Saya akan mengatakan bahwa jika ada yang berencana untuk pergi ke Mall of America saat ini, mereka harus sangat berhati-hati."

Minnesota merupakan tempat tinggal bagi populasi orang Somalia yang cukup besar. Para aparat penegak hukum AS telah mengkhawatirkan potensi radikalisasi di antara beberapa anggota masyarakat. Seorang pria Minnesota pekan lalu didakwa atas tuduhan bersekongkol untuk mendukung Negara Islam atau ISIS atau Daesh dan berbohong kepada para agen federal yang sedang menyelidiki perekrutan oleh kelompok-kelompok militan itu.

Sejumlah penyidik mengatakan, puluhan orang dari area Minneapolis-St Paul, banyak dari mereka merupakan warga Somalia-Amerika, telah melakukan perjalanan atau mencoba untuk melakukan perjalanan ke luar negeri guna mendukung kelompok-kelompok seperti Negara Islam atau Al Shabaab sejak tahun 2007.

Mall of America merupakan sebuah mal swasta besar di Bloomington, Minnesota, yang memiliki sekitar 40 juta pengunjung per tahun, dan memberikan kontribusi hampir 2 miliar dollar AS bagi kegiatan ekonomi tahunan Negara Bagian Minnesota. Demikian menurut situs web mal itu.

Sejumlah pejabat mal itu mengeluarkan sebuah pernyataan terkait ancaman yang dibuat kelompok tersebut, dengan mengatakan bahwa mereka memantau berbagai acara dengan bantuan badan-badan penegak hukum federal, negara bagian, dan lokal. "Mall of America telah menerapkan tindakan pengamanan ekstra, beberapa mungkin terlihat oleh para tamu, dan (tindakan pengamanan) yang lain tidak akan terlihat," kata para pejabat itu.

The West Edmonton Mall di Alberta, Kanada, mendapat sekitar 30,8 juta pengunjung per tahun dan punya lahan parkir terbesar di dunia, kata situs webnya. Adapun Oxford Street merupakan salah satu pusat perbelanjaan tersibuk di London. Di mal itu terdapat sejumlah department store besar.

ISIS Rilis Video Kamp Pelatihan Militer Anak

Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kembali merilis video propaganda ke dunia maya. Kali ini bukan video pemenggalan, melainkan video yang berisi kamp pelatihan militer untuk anak-anak. Video terbaru itu menunjukkan puluhan anak menghadiri sebuah kamp pelatihan bernama Al Faruq di kota Raqqa, Suriah.


Video berdurasi sembilan menit dan diunggah pada Senin (23/2/2015) itu memperlihatkan puluhan anak mengenakan pakaian kamuflase khas militer. Mereka berdiri dalam formasi rapi, mendengarkan komando seorang anggota ISIS.

Dihiasi musik tradisional Arab, video itu menyorot baris demi baris anak-anak yang mengenakan seragam militer dan bandana hitam yang memuat lambang kemiliteran ISIS. Sebagian dari mereka terlihat mengikuti instruksi saat berolahraga, dan sebagian lainnya terlihat memegang bendera.

Meski secara internasional menggunakan anak-anak dalam perang adalah sebuah kejahatan, ISIS secara terang-terangan menampilkan rekrutmen anak-anak untuk dilatih dengan ilmu perang dan menggunakan senjata.

Sejumlah foto yang diunggah ke dunia maya menampilkan anak-anak membawa senjata, dan bahkan membawa kepala para tahanan ISIS yang dipenggal.

ISIS bahkan dikabarkan merekrut anak-anak di bawah usia 15 tahun untuk cuci otak. Mereka dilatih menggunakan senjata api, bahkan diajari cara memenggal manusia dengan menggunakan boneka.

"ISIS mengajari anak-anak itu menggunakan AK-47. Mereka menggunakan boneka untuk menunjukkan cara memenggal kepala orang. Mereka kemudian memaksa anak-anak menyaksikan pemenggalan, dan terkadang memaksa anak-anak itu menenteng kepala yang sudah dipenggal," ujar seorang pejabat Irak kepada NBC News.


Rabu, 25 Februari 2015

Bocah Pengebom Bunuh Diri Tidak Lebih Dari 8 Tahun

Seorang bocah perempuan dengan bahan peledak yang diikatkan di tubuhnya telah menewaskan lima orang dan melukai puluhan orang lainnya di sebuah pos pemeriksaan keamanan di luar sebuah pasar di kota Potiskum di Nigeria timur laut, Minggu (22/2/2015). Demikian kata sejumlah saksi.


"(Dia) menolak untuk diperiksa di pintu gerbang pasar dan sebuah perdebatan pun terjadi," kata Ibrahim Maishago, yang melihat serangan itu. "Dia meledakkan bom itu, menewaskan dirinya dan lima orang lainnya, dan banyak orang lain terluka."

Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas pengeboman tersebut. Namun, tudingan diarahkan ke kelompok militan Islam Boko Haram. Kelompok pemberontak itu telah menderita serangkaian kekalahan akibat serangan militer Nigeria dan sejumlah negara tetangga, yaitu Kamerun, Niger, dan Chad.

Seorang warga, Bala Potiskum, mengatakan, ia melihat puluhan orang yang terluka dibawa ke rumah sakit setelah ledakan itu. Kedua saksi tersebut menggambarkan pengebom sebagai "gadis kecil", yang diperkirakan berusia tidak lebih dari delapan tahun.

Para milisi dari kelompok militan itu tampaknya sedang dalam pelarian di banyak wilayah Nigeria dan wilayah di dekat perbatasan, setelah mengalami serangan besar di semua sisi. Namun, mereka masih mempertahankan kemampuannya untuk melancarkan serangan kejutan yang mematikan.

Penggunaan pengebom bunuh diri perempuan, kadang-kadang gadis-gadis cilik, telah menjadi taktik umum Boko Haram sejak tahun lalu, sebagai serangan balas dendam terhadap warga sipil ketika kelompok itu berada di bawah tekanan.

Pasukan Nigeria yang didukung serangan udara merebut kota perbatasan Baga di timur laut dari Boko Haram pada Sabtu, kata pihak militer. Itu merupakan sebuah kemenangan yang signifikan dan merupakan salah satu dari serangkaian keberhasilan pada waktu akhir-akhir ini.

Presiden Goodluck Jonathan, yang sudah lama dikecam karena tidak mengambil tindakan lebih keras terhadap Boko Haram, menghadapi pemilihan umum pada 28 Maret dengan persoalan keamanan merupakan isu utama.

ISIS Penggal 21 Umat Kristen Koptik

Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengatakan akan merebut Roma, Italia. Hal itu disampaikan oleh salah satu algojo yang memenggal 21 pekerja Kristen Koptik asal Mesir di Libya dalam video yang mereka rilis di dunia maya pada Ahad, 15 Februari 2015.

"Dengan izin Allah, kami akan menaklukkan Roma," kata algojo sambil mengacungkan pisau ke arah Laut Tengah atau Mediterania, seperti dikutip dari Time, Selasa, 17 Februari 2015.

Laut Tengah, Libya, merupakan tempat milisi ISIS memenggal 21 warga Kristen Mesir. Selain mengincar Roma, dalam video berdurasi lima menit itu, ISIS tidak menargetkan negara maju, melainkan penganut agama Kristen. Warga Kristen itu pun dijuluki "Pengikut salib, orang-orang yang paham gereja".

Aksi ISIS itu membuat khawatir pemerintah Eropa. Menteri Dalam Negeri Italia Angelino Alfano meminta Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) untuk campur tangan di Libya. "ISIS adalah pintu, dan jangan membuang-buang waktu," katanya.

Bocah Kecil Dengan Bangga Memamerkan Kepala Yang Dipenggal

Utusan khusus Inggris, Jonathan Powell, mengatakan, jika konflik di Libya tidak segera diatasi, akan berisiko menjadi "Somalia di Mediterania".

Adapun Al Azhar, pusat pengajaran Islam terkemuka di Mesir, tak segan membela para korban ISIS. "Tak ada agama yang membenarkan aksi barbar ini," demikian pernyataan Al Azhar.

Tak hanya Mesir yang berduka. Amerika Serikat menyatakan bahwa aksi ini adalah aksi pengecut dari para pembunuh. Juru bicara Gedung Putih, Josh Earnest, mengatakan aksi tersebut adalah sebagian kecil dari sejumlah aksi teror ISIS yang mengancam kehidupan toleransi beragama masyarakat di dunia. "Aksi pembunuhan ini juga membuat perdamaian di antara umat beragama di dunia semakin sulit terwujud," katanya.

Pada 15 Februari 2015, dalam video selama kurang-lebih lima menit, para milisi ISIS berbaju hitam-hitam tampak menyandera 21 pekerja berseragam jumpsuit oranye di dekat pantai di daerah Tripoli. Para sandera tampak berlutut, lalu dipenggal bersamaan oleh kelompok militan Suriah itu.

Keterangan yang tertulis dalam video itu adalah "Orang-orang yang percaya pada salib, pengikut Gereja Mesir". Selain itu, seorang penyandera dengan pisau di tangannya sempat berkata, "Keselamatan untuk pengikut salib lainnya adalah satu-satunya yang bisa kamu doakan."

Selasa, 24 Februari 2015

Dianggap Berhala Karena Sangat Mirip, Patung Dirobohkan

 Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan mengaku tidak mampu berbuat banyak untuk merespons protes sejumlah ormas Islam soal patung Jayandaru yang dibangun di tengah alun-alun Sidoarjo. Sebab, patung tersebut belum diserahkan kepada Pemkab Sidoarjo.


Menurut Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Sidoarjo, Bahrul Amig, pembuatan dan pembangunan patung tersebut belum selesai 100 persen dan masih dalam proses penyempurnaan.

"Kami memang sudah berkomunikasi dengan PT Sekar Laut terkait pembangunan patung tersebut, tetapi sampai sekarang masih proses pembangunan dan belum diserahkan secara resmi kepada kami," kata dia, Senin (23/2/2015).

Bahrul mengaku hanya berkepentingan agar suasana di Kabupaten Sidoarjo tetap kondusif menyusul protes keras yang dilakukan ormas Islam tersebut. "Kami tidak memiliki kepentingan apa-apa, yang penting suasana tetap kondusif, dan semua pihak bisa dewasa menanggapi persoalan ini," kata dia.

Informasi yang didapatkannya terakhir, Bupati Sidoarjo sudah membuka fasilitas pertemuan antara pihak ormas dan perusahaan pemberi CSR, PT Sekar Laut selaku pembangun monumen patung Jayandaru.

"Pihak perusahaan sudah mulai membongkar monumen patung dan menggantinya dengan desain yang baru," ujar dia.

Protes ormas Islam Sidoarjo menyusul desain monumen yang dianggapnya tidak sesuai dengan ajaran Islam. Monumen yang dibangun dengan dana CSR perusahaan pengolah hasil laut, PT Sekar Laut, itu menggambarkan kehidupan masyarakat Sidoarjo sebagai petani dan nelayan.

Ada sembilan patung manusia nelayan dan petani dengan bentuk manusia sempurna. Karena bentuk patung menyerupai manusia, ormas Islam menganggapnya sebagai berhala dan tidak sesuai dengan ajaran Islam. Sementara itu, Kabupaten Sidoarjo dikenal sebagai kota santri yang religius, dengan banyaknya pesantren.

Senin, 23 Februari 2015

Ulama Arab: Bumi Tidak Berputar

Ulama Arab Saudi, Sheikh Bandar al-Khabiri, menolak teori yang menyatakan Bumi berputar mengelilingi Matahari. Dia menyebut bahwa Bumi diam, tidak bergerak sebagaimana teori yang berkembang saat ini.

Pendapat itu dilontarkan saat menjawab mahasiswa yang bertanya apakah Bumi diam atau bergerak. Dia menjawab: “Diam dan tidak bergerak,” tutur Bandar al-Khabiri.

Bandar al-Khabiri mengutip pendapat sejumlah ulama untuk menguatkan argumennya. Dia juga mengunakan tampilan visual untuk membantah teori rotasi. “Pertama-tama, di mana kita sekarang? Kita pergi ke bandara Sharjah untuk melakukan perjalanan ke China dengan pesawat, jelas ?! fokus dengan saya, ini adalah Bumi,” kata dia sambil memegang tutup cangkir.

Menurut dia, jika Bumi berotasi pada porosnya, dan pesawat yang terbang dari Sarjah berhenti di udara dan diam saja, maka wilayah China akan bergerak ke arah pesawat tersebut, karena Bumi berputar satu arah, sebagaimana dijelaskan oleh teori rotasi. Sebaliknya, jika Bumi berputar sebaliknya, maka pesawat itu tak akan pernah sampai ke China, karena “China juga berputar,” kata dia.

Pernyataan Bandar al-Khabiri menuai banyak reaksi di media sosial. Banyak di antara pengguna media sosial mempertanyakan argumennya. Di jejaring Twitter, muncul tagar #cleric_rejects_rotation_of_Earth.

Dicambuk 1000 Kali, Karena Tidak Percaya Bidadari

Pengadilan Arab Saudi menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara plus 1.000 kali cambukan untuk pemuda bernama Raef Badawi. Hukuman itu dijatuhkan setelah Badawi dituduh menghina Islam melalui laman yang dia buat.


Menurut laman Al Arabiya, Kamis 4 September 2014, Badawi dituduh melakukan sejumlah kejahatan. Antara lain mengkritik ulama senior dan menghina simbol nasional Saudi melalui situs tersebut.

Hakim juga menilai Badawi telah meragukan keberadaan bidadari yang menjadi teman umat muslim di surga. Dia juga dianggap meragukan adanya siksa kubur. Badawi juga dianggap terbukti menghasut pengikutnya untuk melawan pemerintahan Saudi yang sah.

Selain hukuman cambuk dan penjara, hakim juga memerintahkan pendiri Saudi Liberal Network ini dengan denda sebesar 1 juta riyal Saudi. Pria yang sudah menghuni sel tahanan sejak Juni 2012 ini juga dilarang bepergian ke luar negeri seumur hidup.

Keputusan ini mendapat tanggapan beragam. Namun, banyak kalangan menilai Badawi pantas menerima hukuman itu. Dukungan itu salah satunya datang dari Bandar, blogger Saudi, yang menjuluki Badawi sebagai seorang yang murtad.

"Hukuman yang dikeluarkan oleh pengadilan ringan jika dibanding dengan besarnya kejahatan yang dilakukan," ujar Bandar.

Minggu, 02 November 2014

Islam Agama Klaim, Bukan Fakta


Kita tentu sudah sering mendengar Klaim - klaim bombastis Islam, yang bagaikan melaju dengan bebas dijalan raya yang penuh rambu-rambu dan kaidah-kaidah pengujian. Bahkan Kristen sendiri yang merupakan tonggak peradaban moderen, masih harus diuji dengan Kitab Kuno Yahudi, yaitu Tanakh (PL).


Puji Tuhan, Yesus sendiri telah membuktikan kepada para Ahli-ahli taurat, mengenai penggenapan nubuatan-nubuatan para nabi.  Para Farisi atau Ahli Taurat, jika kita bandingkan untuk masa sekarang adalah, setara dengan Profesor Theologi, hanya saja jika disuruh berdebat Rabbi Farisi Vs Profesor Theologi, jelas Profesor Theologi masih kalah.

Sebab para Farisi itu adalah orang-orang yang luar biasa.  Namun Lihat, bagaimana berkali-kali Yesus berhasil menjawab tantangan mereka yang penuh dengan jebakan maut.  Bahkan Yesus malah menyindir orang-orang hebat ini 'Bahwa sebenarnya mereka belum tau apa-apa tentang kitab suci'.  Dan nubuatan para nabi membuktikan bahwa Yesuslah sang Mesias yang dinanti itu.

Tapi okelah, kali ini kita bukan ingin menceritakan tentang kehebatan Yesus, tapi ingin membahas Klaim-klaim Islam yang begitu lepasnya, tanpa ada dasar fondasi sama sekali. Jika Yahudi menyebut Tanakh (PL) itu sebagai Kanon, artinya Penggaris.  Itu bertujuan untuk mengukur klaim-klaim dari sebuah kitab.

Nah, masalahnya Klaim-klaim Islam ini sama sekali tidak ada dasarnya yang bisa di Kanonisasi, sebab kitabnya sendiri sudah berbeda hampir 180 derajat.  Jadi benar-benar tidak ada yang bisa di ukur. ada 3 dari 4 agama samawi, yaitu Samaria, Yahudi, kristen.. menggunakan Alkitab sebagai kitab sucinya, hanya dalam masalah Penafsiran saja mereka masih berperang.

Tapi Islam ??  Woww... ini sudah benar-benar melenceng sama sekali.
Jadi Islam tidak pantas lagi dimasukkan kedalam Penganut Abrahamic, karena mereka sudah berbeda sama sekali.

Namun untuk menutupi Kesesatannya ini, yaitu isi Quran berbeda dengan Alkitab, maka Islampun mengeluarkan Klaim yang sangat aneh, "ALKITAB TELAH DIPALSUKAN".   Lucu sekali bukan..!!


Berikut adalah beberapa klaim-klaim islam yang bertentangan dengan Fakta:

1. Islam Lebih Dulu Ada, sebelum Kristen

Fakta: Sejarah Dunia mencatat, Muhammad datang membawa Agama islam adalah sekitar abad ke 6.

2. Alquran datang untuk Menyempurnakan Alkitab

Fakta: Yang terjadi adalah Pembelokan dimana-mana, Pemalsuan, dan Manipulasi.  Dan hebatnya, Kejahatan-kejahatan immoral, seperti Pembunuhan, Perampokan, Pengkafiran, Pemenggalan, Pemboman, Teror, dll, semua terinspirasi dari Quran


Kristen memang sangat toleran akan kelemahan orang lain, tapi coba anda datang pada Yahudi, dan katakan kepada mereka 'Alkitab itu sudah dipalsukan, dan Alquran datang untuk menyempurnakannya'..  Maka anda akan dirajam sampai mati, dan disebut orang sebagai orang gila yang terkutuk. Agama Yahudi adalah agama yang keras, mereka tidaklah selembut Kristen.

Semua manuskrip-manuskrip gulungan kitab masih terjaga sampai sekarang, dan tidak ada yang dirubah sedikitpun.  Justru Klaim ini dilakukan untuk mengcover Kepalsuan Alquran itu sendiri. Alkitab sebagai kitab tertua membuktikan bahwa Quran memiliki kesalahan-kesalahan fatal yang sangat banyak.

3. Islam Agama Damai




Seorang Kristen Mesir menangis atas Gereja yang diporak-porandakan,
dan gambar Yesus dilempari dengan Kotoran

Fakta: Islam membawa Kekacauan di Seluruh dunia.  Jangankan teror terhadap agama orang lain, sesama agama islam sendiripun tiap hari berperang, saling membunuh, saling memenggal kepala, TIAP HARI, atas nama Islam.


4. Muhammad adalah Nabi Akhir Zaman

Fakta: Tidak ada satu ayatpun dalam Alkitab yang menceritakan atau mengenal Muhammad.


5. Muhammad Ahlaknya sangat Mulia & Sempurna

Fakta: Penjahat, Pembunuh, Pemerkosa, Beristri Puluhan, Pedofilia, dan mengawini anak kecil berusia 6 tahun.


6. Alquran turun langsung dari Allah

Fakta: Ternyata Alquran adalah hasil tulisan Waraqah. Seorang Pendeta Kristen yang bersekongkol untuk membuat Muhammad menjadi Nabi.  Waraqah mengutip ayat-ayat Alkitab, dan mengubah-ubahnya seturut kepentingan Muhammad.  Karena itulah lebih dari 85% isi Alquran, dikutip dari Alkitab, namun sudah ditelikung, dan dipelintir dimana-mana.


7.  Islam adalah Agama Allah

Fakta: Satu-satunya klaim yang paling aneh, yang pernah dikenal Peradaban Umat Manusia, Bahwa Allah punya Agama.


8. Islam Datang Untuk Menyempurnakan & Membimbing Agama Kristen

Fakta: Peradaban moderen yang sangat Humanis dibentuk oleh Agama Kristen sendiri.  Sehingga anda bisa berdemokrasi, bertoleransi, mencapai segala kemajuan, dll.

Sementara apa yang seluruh umat manusia lihat dari Islam adalah Kekacauan, Kekerasan, Intimidasi, Teror, Bom, Pemenggalan Kepala, Barbarisme.


9. Islam Agama Paling Mulia Diridhoi Allah

Fakta: Jika sebuah sumber Kejahatan disebut Mulia, maka Setan akan menjadi mahluk yang paling mulia.


Daftar Klaim ini akan terus bertambah, namun semuanya tidak sesuai dengan kenyataan.  Anda ingin menambahkan lagi ?

Karena itulah Tuhan Yesus mengingatkan kita, bahwa semua orang bisa mengklaim-klaim, bahkan Setan sekalipun bisa mengaku dirinya sebagai Malaikat Terang.  Namun dari Buahnyalah, kita mengetahui Pohonnya.