Kesaksian Rohani Kristen, Renungan, Kesaksian, Inspirasi, Saat Teduh, Firman Tuhan, Bahan Kotbah, Humor, dll.
Tampilkan postingan dengan label Saat Teduh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saat Teduh. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 11 April 2015
Sebagai Anak Raja, Anda Berhak
Dalam kehidupan banyak sekali hal yang dapat membuat kita takut. takut lamaran pekerjaan akan ditolak, takut Anda tidak akan lulus perguruan tinggi Negara, takut bisnis Anda bangkrut, takut pada vonis dokter.
Tapi ketahuilah, “kuasa Tuhan hanya akan nyata kepada orang yang berani untuk mempercayai dan melakukan Firman Tuhan”.
Allah mengetahui bahwa keadaan kehidupan semakin lama akan semakin berat, tantangan kehidupan semakin keras. Dan banyak orang akan berputus asa, banyak orang akan bersekutu dengan setan dengan meminta pemudah rezeki, bahkan saking beratnya kehidupan tidak sedikit orang yang berfikir bahwa bunuh diri adalah jalan keluar satu – satunya dari masalah.
Namun seberat apapun tantangan, itu tidaklah menjadi masalah yang berarti bagimu, sebab engkau adalah anak – anak Raja, dimana anda selalu akan mendapatkan perlakuan istimewa dari rakyat jelata biasa. Anda diperlengkapi sebuah hak istimewa sebagai anak raja, dimana hak anda itu akan menjadi jalan keluar dari segala tantangan kehidupan. Apakah hak anda itu ?
mari kita baca dari Matius 21 : 22 Amen…!!
Namun yang menjadi permasalahannya adalah, sudahkah anda menyadari dengan benar status kepangeranan anda ? Pernahkah anda menggunakan hak itu ? Tidak tahukah anda bahwa iman memungkinkan segalanya terjadi..?
Iman adalah keberanian…! Karena itu milikilah keberanian untuk menghadapi tantangan, dan milikilah keberanian untuk meraih mujizat. Maka engkau akan melihat batu sebesar gunung itu akan digulingkan untuk membuka jalan bagimu.
Jesus love you
Jumat, 10 April 2015
BerkatNya Tidak Memandang Situasi
"Pada masa tuapun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar, untuk memberitakan Tuhan itu benar..." (Mazmur 92 : 15 - 16)
Banyak orang yang telah kehilangan harapan ketika mereka tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan pada masa itu. Mereka mulai kehilangan gairah, sebab mereka mengira doa mereka tidak pernah dijawab Tuhan. Tapi Allah berjanji "mintalah, maka kepadamu akan diberi". Hanya saja masalah kapan saat yang tepat permohonan kita itu akan dijawab, Allah lebih mengetahui kapan saat yang tepat untuk diberikan.
Dia lebih tahu apa yang terbaik bagimu. kalau memang itu saat yang genting, Allah pasti akan memberikannya. tapi kalau belum terlalu dibutuhkan, Allah akan mengundurnya dan menunggu sampai kau benar - benar siap untuk permintaanmu itu. Dia menilik segala sesuatunya untuk kebaikanmu.
Mungkin ada diantara Anda yang mengeluh, karena sudah sangat lama, bertahun - tahun, tidak juga mempunyai keturunan. Atau mungkin Ada diantara Anda yang bercita - cita menjadi PNS tapi tidak pernah tercapai. Mungkin ada diantara Anda rindu untuk mempunyai rumah yang baik tapi engkau tidak pernah bisa membangunnya karena kemiskinanmu. Atau mungkin juga ada diantara Anda yang rindu untuk bertemu kembali dengan anakmu yang telah menghilang selama bertahun - tahun, namun sudah kau anggap mati.
Ketahuilah... "Allah tidak akan mengabaikan satupun dari Doa mu." Abaraham mendapatkan seorang anak ketika dia sudah tidak ingat lagi janji yang diberikan Allah saking lamanya. Ayub diberikan Anak, berkat, kekayaan 2 kali lipat.
Mungkin dulu engkau pernah meminta sesuatu kepada Tuhan, tapi mungkin sekarang engkau sudah melupakannya. tapi dengar... Allah belum lupa. Dia akan menepati janji-Nya dan memberikan apa yang dulu kau impikan dan sudah kau lupakan. Ketika engkau sudah tidak terlalu risau lagi akan kehadiran seorang anak kandung, tiba - tiba saja Dokter mengatakan Engkau hamil.
Ketika engkau sudah letih dan putus asa dalam hidup, tiba - tiba saja tetanggamu akan pindah keluar kota dan memberikan rumah mereka bagimu. Ketika engkau merasa duniamu gelap karena kehilangan peluang sebagai PNS, tiba - tiba sebuah pekerjaan yang menggiurkan mendatangi langsung dirimu. Ketika engkau sedang makan malam bersama keluarga, tiba - tiba kabar sukacita besar datang... Anakmu yang telah lama hilang dan sudah kau anggap mati tiba - tiba menelepon dan mengabarkan bahwa dia ingin pulang.
Come on.... Allah itu adil..! Dia tidak akan lalai pada janji- Nya. Dia bukan hanya memberikan engkau mimpimu lalu mencabut umurmu, tapi Dia juga akan memberikan umur yang panjang untuk engkau bisa menikmati keindahan dan kebahagiaan itu, ganti dari segala penderitaanmu selama ini ( mazmur 90:15).
-Em Ha-
Banyak orang yang telah kehilangan harapan ketika mereka tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan pada masa itu. Mereka mulai kehilangan gairah, sebab mereka mengira doa mereka tidak pernah dijawab Tuhan. Tapi Allah berjanji "mintalah, maka kepadamu akan diberi". Hanya saja masalah kapan saat yang tepat permohonan kita itu akan dijawab, Allah lebih mengetahui kapan saat yang tepat untuk diberikan.
Dia lebih tahu apa yang terbaik bagimu. kalau memang itu saat yang genting, Allah pasti akan memberikannya. tapi kalau belum terlalu dibutuhkan, Allah akan mengundurnya dan menunggu sampai kau benar - benar siap untuk permintaanmu itu. Dia menilik segala sesuatunya untuk kebaikanmu.
Mungkin ada diantara Anda yang mengeluh, karena sudah sangat lama, bertahun - tahun, tidak juga mempunyai keturunan. Atau mungkin Ada diantara Anda yang bercita - cita menjadi PNS tapi tidak pernah tercapai. Mungkin ada diantara Anda rindu untuk mempunyai rumah yang baik tapi engkau tidak pernah bisa membangunnya karena kemiskinanmu. Atau mungkin juga ada diantara Anda yang rindu untuk bertemu kembali dengan anakmu yang telah menghilang selama bertahun - tahun, namun sudah kau anggap mati.
Ketahuilah... "Allah tidak akan mengabaikan satupun dari Doa mu." Abaraham mendapatkan seorang anak ketika dia sudah tidak ingat lagi janji yang diberikan Allah saking lamanya. Ayub diberikan Anak, berkat, kekayaan 2 kali lipat.
Mungkin dulu engkau pernah meminta sesuatu kepada Tuhan, tapi mungkin sekarang engkau sudah melupakannya. tapi dengar... Allah belum lupa. Dia akan menepati janji-Nya dan memberikan apa yang dulu kau impikan dan sudah kau lupakan. Ketika engkau sudah tidak terlalu risau lagi akan kehadiran seorang anak kandung, tiba - tiba saja Dokter mengatakan Engkau hamil.
Ketika engkau sudah letih dan putus asa dalam hidup, tiba - tiba saja tetanggamu akan pindah keluar kota dan memberikan rumah mereka bagimu. Ketika engkau merasa duniamu gelap karena kehilangan peluang sebagai PNS, tiba - tiba sebuah pekerjaan yang menggiurkan mendatangi langsung dirimu. Ketika engkau sedang makan malam bersama keluarga, tiba - tiba kabar sukacita besar datang... Anakmu yang telah lama hilang dan sudah kau anggap mati tiba - tiba menelepon dan mengabarkan bahwa dia ingin pulang.
Come on.... Allah itu adil..! Dia tidak akan lalai pada janji- Nya. Dia bukan hanya memberikan engkau mimpimu lalu mencabut umurmu, tapi Dia juga akan memberikan umur yang panjang untuk engkau bisa menikmati keindahan dan kebahagiaan itu, ganti dari segala penderitaanmu selama ini ( mazmur 90:15).
-Em Ha-
Minggu, 05 April 2015
Persoalanmu Adalah Jalan Tuhan Untuk Menunjukkan Kemuliaan-Nya
"...Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin".
(Matius 19 : 26)
Ketika masalah datang menerpa, kita seringkali mengira bahwa Tuhan telah jauh dari kita. Bahkan orang - orag disekitar kita mulai menyalahkan kita dan berkata "Anda pasti telah melakukan sebuah dosa sampai anda mengalami ini semua".
Saudaraku ketahuilah, Allah mengijinkan segala masalah dan persoalan itu datang padamu, bukan berarti Allah tidak mengasihimu. mungkin engkau telah berdoa, tetapi anda mengalami "pemecatan kerja secara sepihak", "engkau dijauhi teman sepelayanan', "Tiba - tiba anakmu jatuh sakit", "tiba - tiba bisnismu jatuh". Sekali - kalia Allah tidak akan pernah meninggalkan engkau dalam situasi seperti itu.
Seringkali orang mulai berkata, 'kok rasanya Tuhan jauh sekali ya". Saya beritahukan kepada Anda "Allah tidak jauh dan tidak akan membiarkan engkau seorang diri". yang perlu engkau lakukan adalah "Bersabar dan tetap Berharap". Sebab Allah sedang mendidik engkau menjadi seorang Anak yg dewasa dan siap menerjang segala masalah dengan mengandalkan kuasaNya.
Mungkin saat ini engkau merasa persoalanmu begitu berat, engkau merasa sangat putus asa, benar - benar tidak ada jalan lagi untuk berharap. Tapi dengar, "segala kemustahilanmu bukanlah perkara luar biasa bagi Allah". Milikilah keberanian untuk menyerahkan persoalanmu secara total kepada Allah, maka engkau akan melihat bagaimana Allah membuka satu persatu pintu - pintu rahasiaNya bagimu. Tiba - tiba seorang yang tidak engkau kenal memberikan engkau uang, tiba - tiba seorang pembeli aneh datang dan memborong semua jualanmu yg tidak laku - laku, tiba - tiba seorang sahabat baru menawarkan engkau pekerjaan yang sangat menggiurkan.
Milikilah keberanian untuk percaya kepada Allah. Jikalau Allah berkata kepadamu "Percayalah kepadaKu, dan mulailah berjalanlah diatas air itu", maka walaupun secara pikiran manusia mustahil, tapi segeralah ikuti. Mulailah tapakkan kakimu. Maka engkau akan memuji Tuhan atas kebesaranNya yg membuat engkau bisa berjalan diatas air. Haleluyah...!
Jesus love you so much
-Em Ha-
(Matius 19 : 26)
Ketika masalah datang menerpa, kita seringkali mengira bahwa Tuhan telah jauh dari kita. Bahkan orang - orag disekitar kita mulai menyalahkan kita dan berkata "Anda pasti telah melakukan sebuah dosa sampai anda mengalami ini semua".
Saudaraku ketahuilah, Allah mengijinkan segala masalah dan persoalan itu datang padamu, bukan berarti Allah tidak mengasihimu. mungkin engkau telah berdoa, tetapi anda mengalami "pemecatan kerja secara sepihak", "engkau dijauhi teman sepelayanan', "Tiba - tiba anakmu jatuh sakit", "tiba - tiba bisnismu jatuh". Sekali - kalia Allah tidak akan pernah meninggalkan engkau dalam situasi seperti itu.
Seringkali orang mulai berkata, 'kok rasanya Tuhan jauh sekali ya". Saya beritahukan kepada Anda "Allah tidak jauh dan tidak akan membiarkan engkau seorang diri". yang perlu engkau lakukan adalah "Bersabar dan tetap Berharap". Sebab Allah sedang mendidik engkau menjadi seorang Anak yg dewasa dan siap menerjang segala masalah dengan mengandalkan kuasaNya.
Mungkin saat ini engkau merasa persoalanmu begitu berat, engkau merasa sangat putus asa, benar - benar tidak ada jalan lagi untuk berharap. Tapi dengar, "segala kemustahilanmu bukanlah perkara luar biasa bagi Allah". Milikilah keberanian untuk menyerahkan persoalanmu secara total kepada Allah, maka engkau akan melihat bagaimana Allah membuka satu persatu pintu - pintu rahasiaNya bagimu. Tiba - tiba seorang yang tidak engkau kenal memberikan engkau uang, tiba - tiba seorang pembeli aneh datang dan memborong semua jualanmu yg tidak laku - laku, tiba - tiba seorang sahabat baru menawarkan engkau pekerjaan yang sangat menggiurkan.
Milikilah keberanian untuk percaya kepada Allah. Jikalau Allah berkata kepadamu "Percayalah kepadaKu, dan mulailah berjalanlah diatas air itu", maka walaupun secara pikiran manusia mustahil, tapi segeralah ikuti. Mulailah tapakkan kakimu. Maka engkau akan memuji Tuhan atas kebesaranNya yg membuat engkau bisa berjalan diatas air. Haleluyah...!
Jesus love you so much
-Em Ha-
Yesus Sudah Bangkit...!!
Banyak orang takut akan kebangkitan Yesus, karna itulah mereka berusaha sekuat mungkin untuk menyangkalnya. Para ilmuwan-ilmuwan atheis mencoba menyesatkan anak-anak Tuhan diseluruh dunia dengan mengumumkan bahwa terdapat peti mati bertuliskan nama yesus, dan terdapat tulang-tulang Yesus disana.
Mereka mempropagandakannya ditelevisi2, youtube, internet, dll.
Islam juga berupaya dengan berbagai macam trik untuk menyangkal kebangkitan Yesus, sampai2 mereka sendiri bingung saking banyaknya pendapat yang berbeda-beda, mulai dari Yesus disamarkan, Yesus tidak pernah bangkit, Yesus tidak mati, dll.
Tapi tahukah anda, peristiwa seperti ini telah terjadi sejak dahulu kala ?
Para penjaga kuburan Yesus, yang melihat sendiri kebangkitan Yesus, telah disogok oleh ahli-ahli taurat dan guru-guru Yahudi agar memberikan kesaksian palsu. Ada berbagai macam kesaksian yang berbeda-beda, mulai dari mereka ketiduran, lalu murid2 Yesus menculik jenazah Yesus, dan sampai saat ini.... orang Yahudi masih tetap percaya kesaksian palsu ini. Persis sama seperti orang-orang islam hah ??
'Seandainya Yesus tidak pernah bangkit, sesungguhnya sia-sialah segala ibadah kita, sia-sialah segala kepercayaan kita, tempat kita menggantungkan harapan, Sia-silah segala kematian para nabi-nabi dan orang-orang kudus, dan kita adalah orang yang paling malang diantara yang malang.
Tetapi Yesus telah bangkit........!!!"
(1 kor 15 : 14 -20)
Jesus love you
-Em Ha-
Mereka mempropagandakannya ditelevisi2, youtube, internet, dll.
Islam juga berupaya dengan berbagai macam trik untuk menyangkal kebangkitan Yesus, sampai2 mereka sendiri bingung saking banyaknya pendapat yang berbeda-beda, mulai dari Yesus disamarkan, Yesus tidak pernah bangkit, Yesus tidak mati, dll.
Tapi tahukah anda, peristiwa seperti ini telah terjadi sejak dahulu kala ?
Para penjaga kuburan Yesus, yang melihat sendiri kebangkitan Yesus, telah disogok oleh ahli-ahli taurat dan guru-guru Yahudi agar memberikan kesaksian palsu. Ada berbagai macam kesaksian yang berbeda-beda, mulai dari mereka ketiduran, lalu murid2 Yesus menculik jenazah Yesus, dan sampai saat ini.... orang Yahudi masih tetap percaya kesaksian palsu ini. Persis sama seperti orang-orang islam hah ??
'Seandainya Yesus tidak pernah bangkit, sesungguhnya sia-sialah segala ibadah kita, sia-sialah segala kepercayaan kita, tempat kita menggantungkan harapan, Sia-silah segala kematian para nabi-nabi dan orang-orang kudus, dan kita adalah orang yang paling malang diantara yang malang.
Tetapi Yesus telah bangkit........!!!"
(1 kor 15 : 14 -20)
Jesus love you
-Em Ha-
Senin, 03 Maret 2014
YESUS TIDAK MEMBENCI SEORANGPUN

Kesaksian Rohani - Saudara dan saudariku, Jangan berpikir Yesus membenci orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat karena di dalam Injil, Ia banyak berkata-kata pedas pada mereka. Bukan. Ia hanya membenci sesuatu di kepala mereka, yaitu kebebalan teologis, kesombongan rohani, penolakan mereka akan Dia. Ia membenci tindakan-tindakan mereka, pikiran-pikiran mereka, ajaran-ajaran mereka. Tetapi manusianya,
yaitu mereka, tidak dibenci-Nya.
Ia tidak mengatakan semua kata-kata pedas itu karena Ia membenci mereka. Bukan. Ia mengasihi mereka, tapi Ia marah pada pikiran mereka yang keras kepala dan sesat. Ia ingin mereka percaya kepada-Nya, supaya mereka beroleh selamat, tetapi mereka dibutakan oleh teologi atau pikiran mereka sendiri.
Apa yang anda rasakan saat adik bungsu anda yang anda sayangi itu tidak mau mendengar nasehat anda dan selalu membantah perkataan anda supaya berhenti bergaul dan mabuk-mabukan dengan teman-teman brandalnya? Tentu saja anda begitu geram. Ingin rasanya anda masuk ke dalam otak bebalnya itu dan menghapus sendiri kebebalan dari kepalanya. Tapi bagaimanapun, di dasar hati anda, anda mengasihi dia. Anda mungkin sering menangis saat mendoakan dia di dalam kamarmu. Supaya dia berubah, supaya hatinya terbuka.
Demikianlah Yesus tetap menangis untuk orang-orang Farisi dan guru-guru agama Yahudi yang menolak-Nya itu. Ketika itu Yesus hendak memasuki Yerusalem dengan menunggang seekor keledai, dimana Ia dielu-elukan penduduk di sepanjang jalan. Tetapi menjelang masuk ke dalam kota, Yesus menangis untuk Yerusalem.
Lukas 19:41
Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu (Yerusalem), Ia menangisinya
Tentu saja yang Ia tangisi bukanlah fisik kota itu, tetapi orang-orangnya, karena penolakan mereka akan Dia, satu-satunya Juruselamat dunia. Siapakah sponsor penolakan itu? Tentu saja imam-imam yang menguasai sistem agama negeri itu, para Saduki, Farisi, ahli-ahli teologi (Taurat), dan guru-guru agama.
Yesus menangis karena Ia datang untuk menyelamatkan mereka, tapi hati dan pikiran mereka buta, sombong, mereka menolak-Nya. Intinya, Yesus menangisi begitu sedih para pemuka Yahudi itu. Itu tidaklah berasal dari kebencian, tapi dari kasih yang mendalam.
Jadi jika anda berpikir Yesus membenci orang-orang Farisi dan karenanya anda membenci saudaramu karena perbedaan gereja, atau alasan apapun, anda sama sekali tidak mengenal Tuhan.
Saya tuliskan ini untuk dua kubu dari sebuah gereja besar yang baru-baru ini terbelah dua, yang saling memaki dan menghujat di internet ini. Berhentilah melakukan semua itu dalam pertobatan di hadapan Kristus yang mengasihi anda semua.
Saya juga tuliskan ini kepada saudara-saudara yang barangkali masih kerap bersikap sombong rohani kepada jemaat-jemaat kristen yang kehidupan rohaninya suam-suam kuku. Bertobatlah di hadapan Yesus mengasihi semua manusia. Yesus tidak membenci seorang pun manusia, bahkan sekalipun itu Yudas Iskariot sendiri.
Saya tuliskan ini kepada saudara-saudara yang kerap terlibat maki memaki dan kutuk mengutuk dengan penganut agama-agama palsu yang sering menghujat Yesus di forum-forum debat internet. Bertobatlah di hadapan Yesus yang rela tersalib untuk dosa seluruh dunia dan menerima mereka apabila mereka datang kepada-Nya.
Anda boleh menggeleng-geleng geram atas kebebalan orang. Tapi jaga batasnya: jangan pernah membenci siapapun. Menangislah untuk mereka di dalam doamu karena kasih. Itulah pengikut Yesus yang sesungguhnya.
JANGAN MEMBENCI SIAPAPUN

Kesaksian Rohani - I Yohanes 4:20
Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Allah," dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.
Mengapa orang membenci orang lain? Ada banyak alasan:
1. Orang itu bersalah kepadaku
2. Orang itu melawan pada otoritasku
3. Orang itu jahat
4. Orang itu jatuh dalam dosa yang sangat kotor
5. Orang itu mengundang kecemburuanku
Tidak ada seorang pun yang membenci orang lain tanpa sebab, kecuali karena sakit kejiwaan atau menganut ideologi kebencian.
Akan tetapi apapun alasannya, anda dan saya dilarang oleh Tuhan Yesus untuk membenci siapapun.
Apa itu membenci?
Membenci adalah memiliki perasaan tidak senang, perasaan muak, perasaan kemarahan, pada orang itu. Di hati kita, yang ada adalah perkataan ketus tentang dia, perkataan sinis, dan segala macam penilain negatif.
Betapa ingin kita dia hancur, dia dipermalukan di depan umum, dia ditertawakan orang banyak. Puas rasanya bila itu terjadi. Itulah perasaan kebencian.
Orang yang meletup-letup amarahnya, mudah ketahuan membenci seseorang atau tidak. dari mulutnya akan keluar serangan-serangan, tuduhan-tuduhan, terhadap orang yang dibencinya. Sedikit perkataan yang salah dari orang yang dibencinya itu, akan menjadi senjata yang ia pakai untuk menyerang orang itu di hadapan umum. Sering kali ia sengaja memelintir suatu perkataan orang yang dibencinya itu dengan sengaja, hanya untuk menyerang orang itu di hadapan ramai orang. Sering kali cerita yang masih meragukan tentang seseorang dapat berubah menjadi fakta terang benderang di lidah si pembenci. Sering kali firnah meluncur dari bibirnya.
Orang yang pintar menahan dirinya, mungkin tidak akan bicara banyak. Tetapi seperti seorang bos mafia yang tenang, ia sedang mempersiapkan suatu rancangan untuk menghancurkan orang yang dibencinya itu.
Tetapi orang-orang yang baik hati, tidak mengekspresikan kebenciannya itu dengan tindakan apapun kecuali menanggung kepahitan di dasar hati.
Itulah membenci. Itulah kebencian.
Apapun alasannya, dan seperti apapun tipenya, membenci orang lain adalah jahat di mata TUHAN.
I Yohanes 3:15
Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya.
Saat berkhotbah di atas bukit, Tuhan Yesus telah menjelaskan hal ini juga:
Matius 5 : 21-22
Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum.
Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala
Itu artinya, tidak boleh ada kebencian sedikitpun di hatimu pada siapapun. Apapun alasannya. Jangan katakan: "Tapi dia terbukti bersalah! Ini buktinya, ini, ini, ini!"
Jika orang itu benar-benar bersalah, berdoalah untuknya di dalam kasih. Sebab Tuhanlah yang akan menjadi hakimnya. Orang itu benar bersalah, adalah satu kasus. Membenci dia adalah kasus yang lain. Tetapi engkau dan saya, harus senantiasa berakar di dalam kasih.
Tidak ada Injil tanpa kasih.
Tidak ada pekabaran firman Tuhan dilumuri kebencian.
Setiap orang yang menyimpan kebencian di dasar hatinya pada orang lain, seribu kali pun dia bisa membuktikan bahwa dia adalah hamba Tuhan besar di gereja, akan mewarisi kebinasaan kekal di dalam api neraka.
Teman, berhentilah membenci. Tetapi seperti kata Tuhan, berkatilah orang yang memusuhimu. Sebab hanya dengan itulah terbukti bahwa anda dan saya benar-benar hidup di dalam Kristus Yesus.
Diberkatilah orang yang membawa damai, orang yang penuh kasih dan belas kasihan, termasuk kepada orang-orang berdosa, apalagi kepada orang-orang yang hanya menjadi korban fitnahan belaka. Marilah tidak saling menyerang atau membenci, akan tetapi rela menundukkan diri pada hati Bapa kita yang penuh kasih akan kita semua.
Tuhan Yesus mengasihi kita.
Amen.
Minggu, 02 Agustus 2009
Apakah Istri harus mengampuni Suami yang menyesal karena telah berselingkuh?
Mungkin beberapa orang berpikir kalau dosa yang ukurannya 'kecil' sampai dengan 'sedang' Tuhan masih bisa ampuni, tetapi kalau dosa yang sangat besar, misalnya berzinah dengan 100 wanita apakah masih bisa diampuni Tuhan?
Jawab: Dosa sebesar apapun jika kita bertobat dengan segenap hati dan penyesalan yang mendalam maka Tuhan yang bersifat setia dan adil pasti akan mengampuni dan menyucikan kita dengan darah-Nya. Karena Dia senantiasa mau membersihkan kita dari segala kejahatan dan kenajisan. (I Yoh 1:9)
Kemudian ada pertanyaan timbul, kalau begitu kita bisa gampang berbuat dosa lagi lalu tinggal minta ampun saja kepada Tuhan?
Jawab: Tentu saja tidak demikian, orang yang sudah bertobat sungguh-sungguh tidak akan mudah untuk berbuat dosa lagi, apalagi dengan sengaja, karena dia sudah menikmati kepuasan batin/hidup di dalam Tuhan, dan juga karena dia sudah mengerti atau minimal sudah mulai mengerti bahwa hidup dalam dosa adalah sebuah kesengsaraan bagi batin manusia.
Demikian juga seorang istri, mungkin masih bisa mengampuni kesalahan suaminya yang kadarnya masih wajar-wajar saja.
Yang menjadi pertanyaan, apabila suaminya ketahuan berselingkuh oleh istrinya tetapi kemudian dia menyesal sungguh-sungguh dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi, bagaimanakah sikap seorang istri ?
Pertanyaan kedua, Mungkin saja kalau kalo selingkuhannya hanya satu wanita seorang istri dapat mengampuni suaminya tetapi kalau selingkuhannya ternyata lebih dari satu wanita, katakan saja puluhan atau 100 wanita, apakah masih bisa diampuni oleh sang istri??? ini tentu bagi kebanyakan istri adalah sebuah pertanyaan yang sangat sulit dijawab.
Kemungkinan besar sang istri bisa stress bahkan depresi, dan bagi kebanyakan istri, suami kayak begitu diceraikan saja.
Jawabnya:
Kalau sang istri benar-benar mau mengikuti teladan dari Tuhan Yesus, walaupun hati terasa sangat sakit, dia tetap harus belajar untuk mengampuni suaminya dan tidak menceraikan suaminya karena suaminya benar-benar menyesal dengan segenap hati dan sudah memohon ampun kepada istrinya.
Karena dosa istri pun yang besar sudah diampuni Allah, maka istri juga harus belajar untuk mengampuni kesalahan suaminya walaupun kesalahannya sangat besar.
Bagaimana jika sang istri tetap tidak mau mengampuni suaminya?
Jawab: Sesuai dengan kebenaran Allah, istri itu akan membawa hidupnya sendiri kepada pehukuman Allah yang kekal, yakni di neraka selama-lamanya, karena tidak mau belajar untuk mengampuni sesamanya.
Jawab: Dosa sebesar apapun jika kita bertobat dengan segenap hati dan penyesalan yang mendalam maka Tuhan yang bersifat setia dan adil pasti akan mengampuni dan menyucikan kita dengan darah-Nya. Karena Dia senantiasa mau membersihkan kita dari segala kejahatan dan kenajisan. (I Yoh 1:9)
Kemudian ada pertanyaan timbul, kalau begitu kita bisa gampang berbuat dosa lagi lalu tinggal minta ampun saja kepada Tuhan?
Jawab: Tentu saja tidak demikian, orang yang sudah bertobat sungguh-sungguh tidak akan mudah untuk berbuat dosa lagi, apalagi dengan sengaja, karena dia sudah menikmati kepuasan batin/hidup di dalam Tuhan, dan juga karena dia sudah mengerti atau minimal sudah mulai mengerti bahwa hidup dalam dosa adalah sebuah kesengsaraan bagi batin manusia.
Demikian juga seorang istri, mungkin masih bisa mengampuni kesalahan suaminya yang kadarnya masih wajar-wajar saja.
Yang menjadi pertanyaan, apabila suaminya ketahuan berselingkuh oleh istrinya tetapi kemudian dia menyesal sungguh-sungguh dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi, bagaimanakah sikap seorang istri ?
Pertanyaan kedua, Mungkin saja kalau kalo selingkuhannya hanya satu wanita seorang istri dapat mengampuni suaminya tetapi kalau selingkuhannya ternyata lebih dari satu wanita, katakan saja puluhan atau 100 wanita, apakah masih bisa diampuni oleh sang istri??? ini tentu bagi kebanyakan istri adalah sebuah pertanyaan yang sangat sulit dijawab.
Kemungkinan besar sang istri bisa stress bahkan depresi, dan bagi kebanyakan istri, suami kayak begitu diceraikan saja.
Jawabnya:
Kalau sang istri benar-benar mau mengikuti teladan dari Tuhan Yesus, walaupun hati terasa sangat sakit, dia tetap harus belajar untuk mengampuni suaminya dan tidak menceraikan suaminya karena suaminya benar-benar menyesal dengan segenap hati dan sudah memohon ampun kepada istrinya.
Karena dosa istri pun yang besar sudah diampuni Allah, maka istri juga harus belajar untuk mengampuni kesalahan suaminya walaupun kesalahannya sangat besar.
| Mat. 6:14 | Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. |
| Mat. 6:15 | Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu." |
Bagaimana jika sang istri tetap tidak mau mengampuni suaminya?
Jawab: Sesuai dengan kebenaran Allah, istri itu akan membawa hidupnya sendiri kepada pehukuman Allah yang kekal, yakni di neraka selama-lamanya, karena tidak mau belajar untuk mengampuni sesamanya.
Langganan:
Postingan (Atom)



