Senin, 11 Mei 2015

Trust and Believe in Jesus


Matthew 9:20-22
Just then a woman who had been subject to bleeding for twelve years came up behind him and touched the edge of his cloak. She said to herself, �If I only touch his cloak, I will be healed.�
Jesus turned and saw her. �Take heart, daughter,� he said, �your faith has healed you.� And the woman was healed at that moment.

�If I just touch his clothes, I will be healed.� ~ Mark 5:28 
Being concious of the grace of Jesus, 
the woman came and touch Him, 
and her trust in Him healed her. 

When the woman saw His grace, God saw her faith! And so it was by grace, through faith, that God�s promise became sure in her life.

JESUS will show that same kindness and compassion to us, if we will only place your faith in Him and surrender all to Him. JESUS is the Good Shepherd and He truly cares for His sheep. At our lowest times, He will lift and carry us.

Repented of your sins and trust in JESUS, the Son of God who died for our sins on the cross, and He has risen and ascended into the heaven to His kingdom, He will come again.

God can change what seems unchangeable, 
giving new purpose and hope.

�For by grace are you saved through faith.�

Sabtu, 09 Mei 2015

Mantan Tentara Hisbullah Menerima Yesus


Aku (Afshin) lahir di bagian Selatan Iran, di kota bernama Abadan, dari keluarga Muslim Shiah. Kakekku adalah seorang imam, dan dia punya 19 anak, dan 84 cucu. Dia tentunya harus memilih penggantinya untuk mengajar islam bagi generasi penerus. Beberapa kali aku mengalami kecelakaan di mana aku seharusnya mati terbunuh, tapi aku selamat. Setiap kali kecelakaan hampir terjadi padaku, aku selalu melihat siluet bayangan manusia. Aku menyampaikan ini pada banyak orang secara terbuka.


Kakekku mengira jiwa-jiwa para pemimpin islam terdahulu menjaga nyawa anak ini. Lalu kakek memberi perhatian penuh padaku dan mengajarkan semua hal tentang islam. Aku lalu bergabung dengan Hizbullah dan menjadi tentara selama tiga tahun. Aku juga mempelajari alquran dengan rajinnya. Kakekku juga berpesan agar aku mengajarkan islam pada kaum Kristen yang tersesat. Aku juga diharapkan untuk menjadi pemimpin spiritual keluarga kami di luar Iran. Aku ditangkap di Malaysia sewaktu membawa 30 passport palsu.

Aku lalu dipenjara. Di penjara, aku lalu mulai mengajar tentang islam dan memberitahu apa yang Muslim wajib lakukan terhadap awloh swt. Aku lakukan ini setiap hari, dan tentunya sholat lima kali sehari. Muslim Shia sholat tiga kali sehari, tapi karena aku ingin lebih dekat ke allah swt, maka aku lakukan sholat lima waktu. Lalu di malam hari aku juga melakukan sholat tambahan.

Aku terbiasa membaca alquran dari awal sampai akhir, dan ini kulakukan sekali setiap 10 hari. Dari islam, aku pun punya kekuatan gaib memanggil para jin. Dalam islam, aku boleh bicara dengan mereka, bahkan tertulis bahwa nabi muhammad juga bicara pada para jin. Aku mampu berhubungan dengan para jin dan mendapat kekuatan dari mereka. Aku bisa mengucapkan doa-doa bagi banyak orang. Jika ada yang disakiti, maka orang ini lalu datang padaku dan memintaku mengguna-guna orang yang menyakitinya.

Seketika orang tersebut akan sakit dan mendapat kecelakaan. Sambil menutup mata, aku bisa memberitahu apa yang dilakukan orang itu di tempat lain. Semua ini membuatku ingin lebih sakti lagi. Karena itu, aku bersemedi lebih banyak lagi sambil melafalkan alquran. Suatu malam, aku sedang bersemedi sambil melafalkan ayat-ayat alquran. Ada ayat-ayat alquran yang bisa kau ucapkan berulangkali dan ayat-ayat ini tidak bermakna apapun, dan menjadi rahasia alquran.

Saat itu seekor jin masuk ruangan dan dia jauh lebih berkuasa daripada diriku. Aku sangat takut. Kugunakan semua senjata yang kudapat dari islam, seperti misalnya: dalam nama awloh swt kuperintahkan kau pergi, Setan aku usir kamu, dll. Kugunakan semuanya, tapi tidak ada yang mempan. Saat itu aku sangat butuh pertolongan, karena rasanya jin itu mencekikku untuk mengambil nyawaku. Rasanya seperti sekarat hampir mati.

Aku menjerit: ‘TUHAN, tolong aku!!’

Seketika itu juga aku mendengar suara: ‘Mintalah sejelas seperti kau mendengar suaraKU, katakan: dalam nama TUHAN YESUS.’

Pada saat itu aku benar-benar tidak berpikir lagi sedetik pun. Rasanya seperti sedang tenggelam, dan seseorang melemparkan tali padaku. aku tidak akan mempersoalkan apa warna tali itu dan akan dengan cepat merenggut tali itu. Itulah yang lalu kulakukan.

Kukatakan: ‘YESUS, jika KAU memang benar, tunjukkanlah DiriMu.

Sampai hari ini aku tidak tahu mengapa kukatakan hal itu. Mengapa aku tidak mengatakan:‘YESUS, tolong aku’ . Aku tidak tahu mengapa, tetapi begitulah yang kuucapkan. Sebelum aku selesai mengucapkan kalimat itu, semuanya tiba-tiba kembali normal lagi. Ini bukanlah kejadian di mana aku beralih iman. Ini adalah saat dimulainya kebingunganku.


- Mengapa YESUS (Isa Almasih) menolong seorang Muslim?

Aku telah melakukan semua yang aku mampu lakukan untuk menjadi Muslim sejati. Aku telah berjuang di jalan Awloh swt, dengan berani mati syahid berjalan di daerah beranjau. Pemerintah Iran merekrut Muslim yang mau bergabung dengan Fadayi atau orang yang berkorban nyawa seperti yang dinyatakan alquran. Aku juga ikut melakukan hukum gantung bagi para pidana. Aku telah melakukan segala hal yang kukira harus kulakukan melawan para kafir, Dan juga segala hal yang bisa dan harus kulakukan untuk menyampaikan keterangan tentang awloh swt kepada siapapun. Tetapi aku tahu bahwa ada sesuatu yang salah.

 Ini bukan karena aku merasa ragu akan awloh swt atau akan islam. Aku sangat percaya tetapi aku tidak tahu apa makna kejadian itu. Aku sangat bingung dan lalu aku mencoba melupakannya. Tetapi pertanyaan mengapa YESUS (Isa Almasih) menolong seorang muslim tetap muncul dalam benakku. Aku percaya pada muhammad sebagai nabi terakhir. Jika islam agama yang sempurna, maka mengapa YESUS menolong aku?

- Aku merasa bingung selama dua minggu,

Lalu aku mengambil keputusan untuk berdoa dan puasa dan langsung bertanya pada TUHAN semesta alam untuk menunjukkan jalan yang benar. Aku ingat ayat-ayat alquran yang menyatakan ada banyak jalan menuju ALLAH semesta alam. Tidak peduli dari sisi gunung mana kau mulai mendaki, akhirnya kau tetap akan tiba di puncak gunung. Kupikir mungkin inilah TUHAN yang sebenarnya. Atau mungkin juga TUHAN punya jalan tertentu bagiku dan DIA ingin aku mengikuti jalan itu. Kupikir aku tidak akan pernah tahu jawabannya, maka sebaiknya aku bertanya langsung padaNYA.

Lalu aku berdoa dan berpuasa. Dari lubuk hatiku yang terdalam, dengan segala kekuatanku, aku bertanya, ‘TUHAN, apakah yang Kau inginkan dariku?’

Jalan apakah yang KAU ingin aku ikuti?

Selama dua minggu, aku duduk di tempat yang sama. Aku berdoa dan berpuasa sebanyak-banyaknya. Aku jatuh tertidur di tempat itu, dan begitu aku bangun maka aku melanjutkan doa dan puasa terus-menerus pada TUHAN. Aku ingin tahu apa yang diinginkan TUHAN dariku. Setelah dua minggu berlalu, aku tetap tidak mendapatkan jawaban. Aku sangat kesal.

Aku bertanya, ‘Apaan sih semuanya ini? Omong kosong belaka! Aku tidak akan pernah tahu apa yang KAU inginkan dariku. Aku bahkan tidak tahu apakah TUHAN itu benar-benar ada atau tidak. Aku telah membuang hidup dan waktuku sia-sia untuk melakukan hal-hal yang menyenangkan Allah, dan sekarang DIA membuat aku kebingungan.’

Jika Allah itu memang Maha Besar dan tahu hati orang, maka DIA tentunya tahu bahwa aku mencintaiNYA. Tidak ada masalah jika aku memanggilNYA dengan nama apapun, sebab DIA tahu dalam hatiku aku mencintainya. Dan jika ini jadi masalah, maka aku bertanya padaNya selama dua minggu melalui doa dan puasa, tetapi tidak ada jawaban apapun. Masa bodohlah! Aku akan berbuat sekehendak hatiku saja. Aku akan jalani jalanku sendiri. Aku akan lakukan hal yang menyenangkan diriku.

Di saat itu juga aku merasakan kekuasaan TUHAN menimpaku. Dalam islam, dosa terbesar yang tidak terampunkan adalah meragukan allahnya, ajarannya, Nabinya… dan aku telah melakukan hal ini. Dalam islam, kau diajari bahwa Allah tidak pernah mengunjungi manusia. Aku tahu bahwa meskipun dalam islam, aku telah melakukan dosa tidak terampunkan,TUHAN sekarang berada di kamarku. Aku berhadapan langsung dengan kesucianNYA. Semua ini terjadi dalam waktu yang bersamaan. Kesucian TUHAN menyebabkan aku merasakan besarnya dosaku.

Aku tahu, karena Tuhan Maha Adil, maka DIA harus membunuhku dan melenyapkan aku dari muka bumi karena aku sangat penuh dosa. Aku menangis karena aku benar-benar tidak mau mati. Tapi aku tahu aku tidak berdaya. Dia begitu suci, sedangkan aku begitu keji. Karena itu aku lari ke ujung ruangan, aku angkat tanganku menutupi kepalaku dan aku menangis,‘TUHAN, ampuni aku, ampuni aku, ampuni aku, ampuni aku..’

Saat aku menangis, aku merasakan sentuhan pada pundakku dan mendengar suara seperti ini yaitu, ‘AKU mengampunimu.’ Di saat kalimat itu diucapkan, aku merasakan secara jasmaniah merasakan pengampunan. Aku tidak mengerti.

di islam kita sering berkata, ‘Bismillah al rahman al rahim, dalam nama Tuhan yang Maha Pengampun dan Penyayang’ tetapi kita tidak pernah tahu apakah diri kita benar-benar diampuni sampai di hari Kiamat.

Inilah sebabnya tiada satu pun ayat alquran yang menyatakan muhammad ada di surga. Sama seperti orang lain, dia pun harus menunggu sampai hari Kiamat. Di saat itu, semua orang akan dihakimi. Jadi, siapakah TUHAN ini yang mengatakan, ‘AKU mengampunimu’?

aku benar-benar merasa diampuni saat ini.

Aku bertanya kepadaNYA, ‘Siapakah KAU?’

DIA berkata, ‘AKU adalah Jalan, Kebenaran, dan Hidup.’

Di saat aku mendengar itu, aku tahu kalimat ini sungguh penting, tapi aku tidak tahu sama sekali apa artinya itu. Aku tetap tidak tahu siapakah TUHAN ini.

Maka aku bertanya kepadaNYA, ‘Siapakah namaMu?’

DIA menjawab, ‘YESUS KRISTUS, TUHAN yang Hidup.’

Di saat DIA mengucapkan kata-kata itu, rasanya setiap tulang dalam tubuhku diambil ke luar. Aku tersungkur ke lantai. Aku mulai menangis tersedu-sedu di hadapan TUHAN.
Delapan belas tahun telah berlalu, tetapi aku tidak pernah lupa akan KasihNYA, PengampunanNYA. Aku tidak pernah lupa apa yang terjadi pada diriku hari itu. Aku diampuni. Aku merasakannya. Aku menangis karena bertahun-tahun aku berusaha menyenangkan Tuhan, tetapi itu semua sia-sia. Aku berdoa kepada Tuhan, tapi aku tidak mendapatkan apa-apa. Aku merasa sangat tertipu oleh orang-orang islam karena mereka mengatakan inilah tuhan, mereka katakan padaku untuk bunuh orang di jalan awloh swt.

Tetapi kemudian YESUS mengatakan, ‘Kasihilah orang di jalanKu, maafkanlah orang di jalanKu.’

Aku sungguh yakin, ya inilah TUHAN. TUHAN mengajarkan kasih, dan pengampunan. Aku menangis selama dua jam. Aku bersujud di hadapan kakiNYA. DIA lalu berkata, ‘Tengok ke atas.’ Aku lalu mengengok ke atas dan menyaksikan penglihatan bagaikan di layar TV dan di situ tampak orang-orang dari berbagai usia dan negara. Pada setiap orang yang kulihat, aku bisa mengetahui setiap dosa yang mereka lakukan. Semua itu sungguh luar biasa bagiku.

Kukatakan kepada TUHAN: ‘TUHAN,TUHAN,TUHAN aku hidup diantara orang-orang ini. Semua orang ini adalah orang-orang berdosa.’

TUHAN berkata kepada diriku, ‘Bagaimanakah mudahnya bagiKu untuk mengampunimu?’

Kujawab, ‘Sangat mudah. Dalam bahasa Parsi, kami mengatakan ’semudah minum air’.’

Setelah mengucapkan itu, aku berkata, ‘Tidak, tidak. Bahkan lebih mudah daripada minum air.’

lalu DIA berkata, ‘Semudah aku mengampunimu, AKU pun dapat mengampuni mereka. Siapakah yang akan memberitahu mereka?’

aku berkata, ‘Kirim aku yaa, TUHAN.’

DIA menjawab, ‘Pergilah.’

Begitulah kisahnya bagaimana aku menjadi orang Kristen. Lalu aku berdoa, TUHAN, mohon kirim aku Alkitab… Injil. Seseorang datang dari ruangan lain dan menyerahkan buku padaku dan berkata, ‘Inilah yang kau minta.’

Aku menguasai bahasa Urdu dan Hindi, sehingga aku tahu buku itu adalah Alkitab. Aku berkata kepada TUHAN,

‘Ya TUHAN, aku berdoa malam lalu, dan sekarang pagi ini KAU beri yang kuminta. KAU sungguh hebat dan benar-benar baik. Benar-benar TUHAN yang Maha Kuasa. KAU memberikan apa yang kubutuhkan dengan cepatnya.’

Dialah Firman Tuhan yang Hidup’.
Aku membagi kesaksianku agar orang-orang mendengar tentang TUHAN yang Maha Kuasa ini. Aku tidak berharap siapapun jadi Kristen hanya karena kesaksianku. Kesaksianku ini hanya berguna bagi diriku saja. Aku ingin orang-orang mengerti: Ini adalah kisah tentang TUHAN yang Maha Kuasa, yang Maha Mampu, yang menyelidiki setiap hati yang rindu untuk mencari siapa TUHAN yang sebenarnya. Inilah TUHAN yang mengasihi seluruh umat manusia dengan segala kekuatan dan kekuasaanNYA.

 Jika ada yang mendengar kesaksianku saat ini, aku ingin mereka berkata, ‘Baiklah, TUHAN Surgawi, pencipta segalanya, jika kesaksian ini benar, aku juga ingin mendapatkannya.’ Aku jamin bahwa TUHAN yang Maha Kuasa yang datang, menyentuh, dan mengubah hidupku, yang mengampuni dosaku sepenuhnya, yang menjamin aku akan tinggal bersamaNYA di surga, DIA pun bisa memberimu jaminan yang sama, pengampunan yang sama, kasih yang sama.

Itulah YESUS KRISTUS.
Dipermuliakanlah DIA.haleluya....
Sekarang dan selama-lamanya.

Amin.

Jumat, 08 Mei 2015

Penganiaya Orang Kristen Bertobat


"Aku yang tadinya seorang penghujat dan seorang penganiaya dan seorang ganas, tetapi aku telah dikasihani-Nya, karena semuanya itu telah kulakukan tanpa pengetahuan yaitu di luar iman." (1 Timotius 1:13) VP merampas traktat dari tangan penginjil muda. Ia melihat tulisan dalam traktat itu dengan jijik. "Ninage Rakshane Beke," dituliskan seperti itu. "Apakah Anda Membutuhkan Keselamatan?" Saat VP mulai merobek-robek traktat itu, orang-orang lain dalam kelompoknya mulai memukuli orang-orang Kristen.


Besar di Challakere, sebuah desa kecil di India, VP adalah putra seorang pendeta Hindu. Saudara laki-lakinya -- seorang yang berideologi garis keras Hindutva -- mengatakan kepadanya bahwa orang-orang Kristen adalah musuh. Oleh sebab itu, VP menggunakan setiap kesempatan untuk menganiaya orang-orang Kristen. "Aku biasanya membuka baju mereka dan memukuli mereka hingga mereka mengalami pendarahan hebat. Aku lupa sudah berapa banyak Alkitab yang aku bakar," kata VP.

VP mengatakan bahwa perilakunya yang keras merupakan ciri khas orang-orang radikal Hindu di India yang menjadikan orang-orang Kristen sebagai sasaran. Walaupun India dilukiskan di media sebagai negara yang relatif aman, VP mengatakan bahwa orang-orang radikal Hindu mengajarkan para pengikutnya untuk menggunakan kekerasan terhadap orang-orang Kristen. Walaupun VP diajarkan untuk membenci orang-orang Kristen, ia juga penasaran tentang Juru Selamat, Yesus Kristus. Pada usia 16 tahun, sementara ia sedang mempelajari Kitab Hindu Sanskerta dalam pelatihan untuk menjadi pendeta Hindu, VP menemukan halaman-halaman yang berbicara tentang "dosa manusia".

Dalam kitab itu disebutkan bahwa manusia membutuhkan seorang "penebus untuk menebus dirinya", bahkan ada satu ungkapan khusus tentang hal itu, "om shree kannika sutaya namaha", artinya "anak kudus perawan". "Saat aku belajar, aku tahu bahwa ungkapan-ungkapan ini berbicara tentang Yesus," kata VP. "Ketika aku bertanya arti ungkapan itu kepada orang tuaku atau guruku, tidak ada seorang pun dari mereka yang mau menjelaskan artinya kepadaku; mereka tidak mengizinkan aku untuk mencarinya lebih jauh lagi." Namun, VP melanjutkan menggali lebih dalam. Di saat yang sama, ia keluar menyerang kelompok-kelompok Kristen, memukuli orang-orang Kristen, dan menghancurkan Alkitab-Alkitab.

Ada sebuah Alkitab yang tidak ia bakar dan ia pun mulai membacanya. Selama bertahun-tahun, ia membandingkan Alkitab dengan kitab suci Hindu. Perlahan-lahan, firman Tuhan mulai merembes ke dalam dirinya dan Roh Kudus mulai bekerja. Ketika keluarganya menangkap basah ia sedang membaca Alkitab, mereka menjadi sakit hati. Terlebih ketika mereka menemukan traktat "Apakah Anda Membutuhkan Keselamatan?" "Selama enam bulan mereka mengurungku di dalam rumah," katanya. Makanan dan minuman diberikan kepadanya melalui jendela kecil. "Aku berdoa kepada semua dewa-dewi Hindu yang aku tahu, tetapi tidak ada dari mereka yang menolongku. Akhirnya, aku berdoa kepada Yesus.

Dengan tetesan air mata, aku meminta Dia menolongku jika Dia benar-benar Mahakuasa." Tidak lama setelah ia berdoa pada Tuhan, VP dibebaskan secara ajaib. Keluarganya mengusirnya. Meski demikian, ia tidak pernah berhenti berdoa agar mereka mengenal Kristus. Sejak saat itu, VP tinggal dengan seorang penginjil dan memelajari firman Tuhan. Segera setelah ia pindah, ibunya menulis surat, mengatakan bahwa ia ingin sekali tahu lebih banyak tentang Yesus dan meminta VP pulang ke rumah. "Aku pulang dengan sukacita yang besar dan mereka sepertinya senang," katanya.

Setelah makan siang, ibunya memberikan kepadanya beberapa manisan, sesuatu yang ia sukai. Tidak lama, ia mulai merasa mabuk dan lemah. Ia melompat, kedua lengannya menjadi mati rasa, dan tubuhnya berguncang tidak terkontrol. Ia ambruk di tengah jalan, wajahnya membiru dan ia pun pingsan. Seorang yang tidak dikenal membawanya ke rumah sakit. VP mengatakan bahwa ibunya meracuni dia. Setelah kejadian ini, keluarganya melaksanakan suatu upacara ritual Hindu, memecahkan sebuah pot tanah liat yang diisi air, yang melambangkan kehancuran tubuh VP.

"Seorang putra sekarang telah mati," kata seseorang. VP yang masih hidup, "dikubur" secara simbolis oleh sanak saudaranya dan dikucilkan dari kelompok Hindu. Tidak punya tempat berteduh dan tidak ada keluarga yang peduli, VP menjelajahi jalan-jalan Challakere selama berbulan-bulan. Ketika ia sedang berjalan di sebuah jalanan yang sepi, dua orang pria berjalan di dekatnya. VP memerhatikan dengan saksama salah satu dari mereka, ia pernah melihat pria itu. Pria itu adalah seorang penginjil muda dengan traktatnya yang pernah dipukuli oleh VP. Sebaliknya, tanpa menertawakan VP yang sekarang menjadi tunawisma, pria tersebut, BA, memedulikan mantan pendeta Hindu ini.

 Ia memberikan Alkitab kepada VP dan sejumlah uang untuk tinggal dengan seorang pelayan Tuhan di kota terdekat. Sejak hari itu, VP memunyai banyak traktat yang menyatakan "Apakah Anda Membutuhkan Keselamatan?" Sebagai seorang penginjil, ia tidak lagi merobek traktat-traktat ini. Ia telah membagikan lebih dari 50.000 traktat kepada orang-orang Hindu di seluruh India. Untuk mengetahui seberapa kuat VP telah menjadi seorang penginjil, Anda dapat melihat surat-surat ancaman dari orang-orang Hindu yang ditujukan kepadanya. Dalam sebuah surat selebaran yang disebarkan mengenai dirinya tertulis, "Orang ini, yang berasal dari keluarga Brahman, sekarang sudah dipengaruhi oleh 'orang-orang Inggris'.

 Ia telah membawa begitu banyak orang berpindah keyakinan melalui tipu muslihat. Menurut pengikutnya, 'ia adalah orang yang ramah terhadap orang miskin, menolong mereka dalam segala hal, mencarikan pekerjaan bagi anak-anak muda, mencarikan calon suami yang baik bagi wanita-wanita muda serta mengatur pernikahan mereka.' Semua itu bertujuan untuk 'membawa mereka berpindah keyakinan'. Oh saudara-saudara Hinduku, jika di dalam kamu semua ada keberanian, bersatulah untuk menghabisi orang ini." Suatu hari, mereka hampir berhasil. Mereka membawa dengan paksa VP ketika ia dalam perjalanan pulang dari ibadah gereja, lalu menggantungnya di sebuah tiang. Mereka mengikatnya dalam posisi terbalik (kaki di atas), dan memanggangnya. Seorang tetangga yang melihat itu, memotong tali gantungan tersebut dan segera membawa VP ke rumah sakit. VP tahu ada yang menginginkan kematiannya.

Meski demikian, ia tetap menjalankan pelayanannya. Ia membagikan 25 sampai 30 traktat dalam sehari. Ia mengepalai pelatihan bagi anak-anak muda India dan dari luar India yang ingin belajar Alkitab, dan ia juga menjabat sebagai gembala atas sembilan gereja. Baru-baru ini, VP dan sopirnya diserang oleh sekelompok radikal Hindu setelah memberikan pelatihan Alkitab. Sopirnya tewas, sedangkan VP mengalami cedera di kaki kirinya yang mengakibatkan kakinya sedikit pincang.

Seperti dahulu ia pernah dikasihi, sekarang ia bersungguh-sungguh mengasihi mereka yang menganiayanya. "Aku mengabarkan Injil kepada mereka karena mereka tidak tahu kebenaran," katanya. "Mereka harus tahu bahwa Kristus mati untuk mereka dan mereka diselamatkan."

Kamis, 07 Mei 2015

One hundred days has passed, yet still missing you ....


It has been 100 days today 
since my father left us to be with the Lord. 
I really MISS you, my dearest father.




A beautiful life that came to an end,
He died as He lived, everyone's friend.
In our hearts a memory will always be kept,
Of one we loved, and will never forget.





Lord, God, I entrust my father to your mercy.
You loved him greatly in this life, 
now that he is freed from all its cares, 
give him happiness and peace for ever.

Welcome him now into paradise 
where there will be no more sorrow, 
no more weeping or pain, 
but only peace and joy with Jesus your Son, 
and the Holy Spirit forever.

It was You, O God, 
Who commanded us to honour our parents. 
In Your kindness have mercy 
on the soul of my father, 
and forgive him of his sins. 
Grant that we may see him again 
in the brightness of Your everlasting glory. 
We ask this through Your Son, 
our Lord, Jesus Christ. Amen.


Eternal rest grant unto him, O Lord, 
and let perpetual light shine upon him. 
May he rest in peace.
Amen.

May his soul,
and the souls of all the faithful departed,
through the mercy of God,
rest in peace.
Amen.

Senin, 04 Mei 2015

The Blessed Virgin Mary, Queen of May

Hail Virgin, dearest Mary! 
Our lovely Queen of May! 
O spotless, blessed Lady, 
Our lovely Queen of May. 
Your children, humbly bending, 
Surround your shrine ...



The month of May dedicated to the Blessed Virgin Mary, the Mother of God. Mary is the one who brings us Jesus, the second person of the Trinity. Precious and powerful is the rosary devotion to our Mother Mary to Catholics and yet, it is neglected by many. In order for we Catholics to give proper devotion to Mary, that devotion must be into practice in our day to day life. She as our model in Christian life. During this month we, our families, church community (BEC) recite the rosary of the the Blessed Virgin Mary as we consecrate our hearts and our homes to the Blessed Virgin Mary. 

May is the month of Mary and that October is the month of the Rosary.

Recitation of the Holy Rosary, resounds with the frequent repetition of praises in honour of the High Queen of Heaven!

Hail Mary, full of grace, 
the Lord is with thee; 
blessed are thou amongst women, 
and blessed is the fruit 
of thy womb, Jesus. 

Holy Mary, Mother of God, 
pray for us sinners now 
and at the hour of our death. 
Amen.


May we be assisted, we beseech Thee, O Lord, 
by the worshipful intercession of 
Thy glorious Mother, the ever-Virgin Mary; 
that we, who have been enriched by her perpetual blessings, 
may be delivered from all dangers, 
and through her loving kindness 
made to be one heart and mind: 
who livest and reignest world without end. 
Amen.


"The Rosary is a powerful weapon to put the demons to flight and to keep oneself from sin�If you desire peace in your hearts, in your homes, and in your country, assemble each evening to recite the Rosary. Let not even one day pass without saying it, no matter how burdened you may be with many cares and labours." ~ Pope Pius XI

"Some people are so foolish that they think they can go through life without the help of the Blessed 
Mother. Love the Madonna and pray the rosary, for her Rosary is the weapon against the evils of the 
world today. All graces given by God pass through the Blessed Mother." ~ St. Padre Pio

"Among all the devotions approved by the Church none has been so favoured by so many miracles as the devotion of the Most Holy Rosary" ~ Pope Pius IX


Whatever we do, let us do �everything through Mary, with Mary, in Mary, and for Mary, in order to do it more perfectly through Jesus, with Jesus, in Jesus, and for Jesus.� (True Devotion, n. 257)

God's Will is always for the BEST


GOD can RAISE someone 
from NOTHING into SOMETHING 
and vice-versa.
GOD is the one who created us
in our mother's womb,
and He knows what's BEST for us.
Whatever His will may be,
it is always for our BEST.
And I say AMEN 
to whatever His Will may be for me.

Jeremiah 29:11-14
For I know the plans I have for you,� declares the Lord, �plans to prosper you and not to harm you, plans to give you hope and a future. Then you will call on me and come and pray to me, and I will listen to you. You will seek me and find me when you seek me with all your heart. I will be found by you,� declares the Lord, �and will bring you back from captivity. I will gather you from all the nations and places where I have banished you,� declares the Lord, �and will bring you back to the place from which I carried you into exile.�

Mother Mary, pray and intercede for me

 

Dearest Mother Mary, please prayer and intercede to your son Jesus on my behalf. I am currently going through tough and difficult times, especially in desperate need of urgent help my financial. Thing are beyond my control but I believe for your son Jesus there is nothing impossible or beyond Him. I truly praying for a miracle from Jesus through the will of God the Father. Therefore, I implore your intercession for miracle from your son and by the will of the Father, that my petition is heard and answer. I am truly confident as Jesus has always listen to you his beloved mother, may your prayers and intercession for me, be granted a similar miracle like in the wedding of Cana. Whatever may be the will of God the Father through His son JESUS, I say AMEN to it. Mother Mary please PRAY for me and all those who invoke thy aid.